Nick Woltemade tampil tajam di Liga Europa bersama Juventus dengan mencetak gol dalam dua laga beruntun
Liputan6.com, Jakarta -Nick Woltemademulai menemukan panggungnya bersamaJuventusdiLiga Europa2026/2027. Di tengah sorotan terhadap performanya diSerie A, penyerang berusia 24 tahun itu justru mencetak gol dalam dua pertandingan Eropa secara beruntun.
Woltemade belum mencetak gol di Serie A dan belum pernah menjadi starter dalam empat pertandingan yang dimainkannya. Namun, ia mulai menunjukkan ketajaman di Liga Europa.
Terbaru, Woltemade mencetak gol saat Juventus menang 2-1 atas Celta Vigo. Ia menyebut laga tersebut sebagai penampilan terbaiknya bersama Bianconeri.
Gol itu menjadi gol pertamanya dari permainan terbuka bersama Juventus setelah sebelumnya mencetak gol melalui penalti dalam kemenangan 5-0 atas NEC Nijmegen. Ia pun berharap pencapaian tersebut bisa meningkatkan kepercayaan dirinya.
Juventus sempat tertinggal setelah Hugo Alvarez mencetak gol untuk Celta Vigo pada menit ke-18. Woltemade kemudian menyamakan kedudukan setelah memanfaatkan bola yang gagal dikontrol dengan dada oleh Marcos Alonso.
“Menurut saya, ini adalah pertandingan terbaik saya untuk Juve. Tentu saja saya masih bisa tampil lebih baik lagi, tetapi saya senang dengan gol ini. Mencetak gol selalu meningkatkan kepercayaan diri, hal yang sangat penting bagi seorang penyerang,” ujar Woltemade kepadaSky Sport Italia.
Juventus akhirnya memastikan kemenangan melalui sundulan Randal Kolo Muani pada masa tambahan waktu. Pemain yang masuk sebagai pengganti itu menyelesaikan umpan silang Andrea Cambiaso untuk membawa Juventus menang 2-1.
Penampilan Woltemade kembali memunculkan pembahasan mengenai kemungkinan dirinya berduet dengan Kolo Muani sejak menit awal. Sejauh ini, Luciano Spalletti belum memilih untuk memainkan keduanya sebagai starter bersama.
“Tentu saja saya senang bermain bersama Kolo. Jika hanya ada satu penyerang tengah, pemain bertahan lawan bisa fokus menjaganya dengan lebih mudah. Namun, dengan dua penyerang, kami bisa lebih leluasa dalam membagi ruang gerak," katanya.
Meski menyukai duet tersebut, Woltemade menegaskan bahwa dirinya tidak akan mendesak Spalletti mengubah taktik. Ia menyerahkan sepenuhnya keputusan mengenai susunan pemain kepada sang pelatih.
“Saya bukan pelatihnya. Saya percaya pada pelatih saya dan yakin keputusan apa pun yang ia ambil adalah yang terbaik. Saya pemain yang bagus, Kolo juga pemain yang bagus, jadi keputusan sepenuhnya ada di tangan pelatih,” jawab Woltemade.
Ikuti berita bola terbaru diSport Liputan6
Prediksi Betis vs Barcelona: Masih Sempurna