Bukan Mbappe atau Yamal
Josep Pedrerol, pembawa acara program Spanyol "El Chiringuito", memicu kontroversi lewat pesan yang ia unggah melalui akunnya di platform "X" usai gol Mikel Oyarzabal yang memberi Spanyol kemenangan atas Inggris dengan skor 3-2 di Stadion Wembley.
Setelah gol penyerang Real Sociedad itu, Pedrerol mengumumkan pilihannya secara terang-terangan, dengan menyebut bahwa Oyarzabal layak memenangkan penghargaan Ballon d'Or, dalam sikap yang mencerminkan kekagumannya yang besar terhadap pemain asal Basque tersebut, yang sebelumnya pernah ia puji dalam beberapa kesempatan.
Oyarzabal tidak termasuk dalam daftar nominasi penghargaan Ballon d'Or, hal yang membuat pilihan Pedrerol menjadi mencolok, terutama di tengah perdebatan yang berlangsung seputar para kandidat utama penghargaan tersebut, di antaranya nama-nama seperti Lamine Yamal dan Kylian Mbappe, di samping absennya para pemain yang mencuri perhatian sepanjang musim seperti Raphinha dan Pedri.
Oyarzabal memulai laga melawan Inggris dari bangku cadangan, sebelum sang pelatih memasukkannya pada menit ke-54, ketika Spanyol tertinggal dengan skor 2-1.
Masuknya penyerang Real Sociedad itu dengan cepat berkontribusi mengubah jalannya pertandingan, di mana Alex Baena kemudian mencetak gol penyama kedudukan, sebelum tibanya momen terpenting pada menit-menit akhir, ketika Oyarzabal memanfaatkan peluang dan mencetak gol kemenangan 3-2, melengkapi comeback timnas Spanyol di hadapan para pendukung Inggris di Wembley.
Gol penentu itu mengembalikan nama Oyarzabal ke dalam lingkaran perdebatan tentang pemain terbaik musim ini, meski ia tidak berada dalam daftar resmi nominasi Ballon d'Or, sementara Pedrerol melangkah lebih jauh dengan memilih pemain asal Basque tersebut sebagai yang paling berhak atas penghargaan itu menurut sudut pandangnya.