Sebelum duel penuh amarah dan ketegangan
Mata para pencinta sepakbola tertuju pada laga panas yang diiringi ketegangan dan penantian, ketika Camp Nou menjadi tuan rumah El Clasico yang dinanti antara Barcelona dan Real Madrid pada Minggu mendatang, dalam lanjutan pekan ke-10 LaLiga, sebuah pertandingan yang perhitungannya melampaui sekadar perebutan poin, dan berubah menjadi ujian nyata bagi urat saraf kedua tim serta pelatih masing-masing.
Atmosfer memanas menjelang duel yang dinanti ini di tengah perbedaan situasi yang jelas antara kedua rival; Barcelona di bawah arahan pelatih asal Jerman, Hansi Flick, memimpin klasemen LaLiga dengan keunggulan 6 poin atas rival mereka Real Madrid, hal yang memberi tim Catalan keuntungan moral sebelum bentrokan yang dinantikan tersebut.
Barcelona sedang menjalani periode penuh optimisme dan kepercayaan diri, didukung kemenangan-kemenangan besar serta penampilan kuat di berbagai kompetisi, di saat Real Madrid tengah dilanda ketegangan dan kemarahan, bersamaan dengan kembalinya pelatih asal Portugal, Jose Mourinho, ke bangku cadangan, serta meningkatnya tekanan dan kritik yang diarahkan kepada sistem perangkat pertandingan di Spanyol.
Di tengah suasana yang panas ini, muncul nama wasit yang kemungkinan akan memimpin laga paling dinanti di Spanyol, setelah program terkenal "El Chiringuito" mengungkap bahwa Alberola Rojas menjadi kandidat terkuat untuk memimpin El Clasico antara Barcelona dan Real Madrid.