Mourinho Tak Rasakan Tekanan buat Antar Madrid Juara Liga Champions

Mourinho Tak Rasakan Tekanan buat Antar Madrid Juara Liga Champions

Koleksi trofiJose Mourinhodi Real Madrid masih kurangLiga Champions. Mourinho mengaku tak tertekan untuk mempersembahkan gelar tersebut di periode keduanya.

Koleksi trofiJose Mourinhodi Real Madrid masih kurangLiga Champions. Mourinho mengaku tak tertekan untuk mempersembahkan gelar tersebut di periode keduanya.

Madrid memenangi titel LaLiga, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol saat diasuh Mourinho di antara 2010-2013. Namun, kiprah Los Blancos di Eropa selalu rontok di semifinal.

Di sisi lain, terakhir kalinya Madrid merengkuh gelar juara Liga Champions pada 2023/2024. Setelahnya Madrid berturut-turut terjungkal di delapan besar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ComebackJose Mourinhodi Santiago Bernabeu turut memunculkan ekspektasi untuk mengangkat trofi Si Kuping Besar untuk keenam belas kalinya. Meski begitu, Mourinho merasa tak punya utang untuk mengantar Madrid juara kompetisi itu.

"Tidak, tidak, itu kan dua periode yang berbeda," jawab Mourinho setelah ditanya apakah dia punya utang dengan Madrid. "Ketika saya pergi di 2013, kami memenangi apa yang sudah kami menangi dan kehilangan apa yang hilang, dan kami sudah memberikan segala-galanya."

"Dan ya, itu saja. Apa yang perlu saya lakukan sekarang tidak ada hubungannya dengan masa lalu," lugas mantan juru taktik Chelsea, Manchester United, Tottenham Hotspur, dan AS Roma ini.

"Di 2010, kami bahkan tidak mencapai perempatfinalLiga Championsdan sudah lama sekali tidak tampil di semifinal. Seakrang, kami memenangi enam Liga Champions selama satu dekade lebih sedikit," cetusJose MourinhodilansirReuters.

Real Madridakan langsung menghadapi ujian berat di matchday 1 kompetisi itu.El Realdijadwalkan menghadapi raksasa sekaligus juara bertahan Serie A, Inter Milan, pada Rabu (9/9) dinihari WIB.

Foto artikel