KOMPAS.com -Mantan penyerang sayap Liverpool, Mohamed Salah, mendarat dengan senyum semringah di bandara Istanbul pada hari Rabu (5/8/2026) waktu setempat.
Kedatangannya di Turkiye ini sekaligus memanaskan pergerakanbursa transfermenyusul rencana kepindahanMohamed Salahmenuju salah satu klub papan atas Liga Turkiye (Super Lig),Trabzonspor.
Dalam momen kedatangannya tersebut, Mohamed Salah tampak sudah mengenakan balutan seragam kebanggaan berwarna merah anggur dan biru khas klub barunya.
Hal ini semakin mempertegas sinyal perpisahannya denganLiverpool, tempat ia menghabiskan karier gemilangnya selama sembilan musim terakhir.
Pihak klub sebelumnya memang telah mengonfirmasi proses negosiasi dengan Salah.
Baca juga:Mohamed Salah Makin Dekat ke Trabzonspor, Klub Sudah Siapkan Acara Penyambutan
Ketua klub,Ertugrul Dogan, menyatakan harapannya untuk meresmikan kontrak penyerang berusia 34 tahun itu secara bebas transfer pada sebuah seremoni di kota tepi Laut Hitam pada hari Kamis, setelah sang pemain merampungkan serangkaian tes medis.
Melalui sebuah unggahan video di platform X milik klub, sang penyerang menyapa para suporternya dengan antusiasme tinggi menjelang peresmiannya.
"Trabzon, apakah kamu siap? Aku bisa mendengarmu. Sampai jumpa segera," kata Salah dikutip dariRueters, Rabu (5/8/2026).
"Di mana pun adalah Trabzon bagi kami," tambahnya, merujuk pada semboyan ikonik dari klub tersebut.
Setibanya di Bandara Ataturk, ia langsung disambut riuh oleh ratusan penggemar yang berdesakan.
Sang pemain menyempatkan diri melambaikan tangan dan memulai nyanyian tradisional bersama para pendukung, sebelum akhirnya bertolak ke arah timur menuju Trabzon.
Baca juga:Susunan Pemain Argentina Vs Mesir: Lionel Messi dan Mohamed Salah Starter
Kiprah sang pemain di Anfield meninggalkan warisan yang luar biasa lewat torehan 257 gol dari 442 pertandingan, serta persembahan dua trofi Liga Premier dan satu trofi Liga Champions.
Pada musim 2024-25 lalu, ia bahkan sempat mencetak rekor fantastis dengan menyapu bersih penghargaan Pemain Terbaik, Sepatu Emas, dan Playmaker berkat sumbangsih 29 gol dan 18 assist.
Akan tetapi, performanya dinilai mengalami grafik penurunan pada musim lalu. Ia hanya mencetak tujuh gol dan tujuh assist dari 27 laga liga, serta kerap dipinggirkan ke bangku cadangan saat ajang Liga Champions bergulir.