Untuk pertama kalinya Indonesia merebut medali Olimpiade Remaja dari cabang olahraga renang.
Liputan6.com, Jakarta -Perenang muda Indonesia,Michelle Surjadi Fang, mengukir sejarah membanggakan di ajang Youth Olympic Games (YOG) Dakar 2026. Michelle sukses mempersembahkan medali perunggu dari nomor 200 meter gaya kupu-kupu putri, Jumat (6/11/2026).
Prestasi tersebut terasa istimewa karena Michelle menjadi perenang Indonesia pertama yang berhasil meraih medali sepanjang sejarah keikutsertaan Merah Putih di ajang Youth Olympic Games.
Bertanding di Complexe Tour de l’Oeuf, Dakar, Michelle tampil impresif dengan mencatatkan waktu 2 menit 14,10 detik. Catatan tersebut menempatkannya di posisi ketiga sekaligus memastikan medali perunggu untuk Indonesia.
Michelle harus mengakui keunggulan Chang Mohan dari China yang meraih medali emas dengan waktu 2 menit 09,93 detik. Sementara itu, medali perak menjadi milik perenang Brasil, Ana Julia Aguiar Amaral, dengan catatan waktu 2 menit 13,01 detik.
"Perasaan aku senang banget bisa menyumbang medali untuk Indonesia. Aku berterima kasih kepada Tuhan karena bisa memberikan medali untuk Indonesia," ungkap Michelle dalam keterangan tertulis
Ia berharap keberhasilannya dapat membawa kebahagiaan sekaligus kebanggaan bagi masyarakat Indonesia, terutama keluarga, tim, dan seluruh pihak yang selama ini memberikan dukungan terhadap perjalanan kariernya sebagai atlet.
Michelle juga mengakui bahwa kondisi cuaca panas di Dakar menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapinya selama mengikuti kompetisi.
"Suhu panas ini sebenarnya jadi tantangan. Puji Tuhan aku bisa melewatinya," ujar Michelle.
Keberhasilan Michelle semakin mempertegas pencapaian kontingen Indonesia di Youth Olympic Games Dakar 2026. Tambahan satu perunggu dari cabang olahraga renang membuat Merah Putih kini mengoleksi tiga medali, terdiri dari satu perak dan dua perunggu.
Indonesia sementara menempati peringkat ke-40 klasemen perolehan medali. Koleksi tersebut sekaligus menjadi pencapaian terbaik Indonesia dalam satu edisi Youth Olympic Games sejak pertama kali berpartisipasi pada Singapura 2010.
Pelatih renang Indonesia, Felix Susanto, mengaku bangga dengan penampilan Michelle. Mantan perenang Indonesia yang pernah tampil di Olimpiade Sydney 2000 itu mengapresiasi kemampuan atletnya dalam mengelola tekanan, terutama saat menghadapi persaingan ketat di babak final.
Ikuti berita bola terbaru diSport Liputan6
Felix juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu persiapan dan kebutuhan tim renang Indonesia selama berada di Dakar. Salah satu dukungan penting datang dari Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia yang turut mencarikan solusi terkait kendala akomodasi, mengingat jarak antara Olympic Village dan lokasi pertandingan cukup jauh. "Rasanya lega karena Michelle bisa memberikan medali perunggu. Terima kasih untuk CdM dan tim yang sudah membantu mencarikan solusi dari kendala-kendala yang kami hadapi di lapangan, dan sangat memberi support penuh kepada kami," kata Felix. Sementara itu, Chef de Mission Tim Indonesia, Ita Yuliati, turut mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian Michelle. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa atlet-atlet muda Indonesia mampu bersaing dan menorehkan prestasi di level internasional. "Saya sangat bangga sekali dengan atlet-atlet muda ini. Mereka bisa menunjukkan prestasinya di Youth Olympic Dakar 2026 dan Michelle khususnya telah menunjukkan atlet muda pertama yang bisa meraih medali di nomor 200m kupu-kupu," ujar Ita. Ita juga menyoroti kuatnya hubungan persahabatan di antara para atlet Indonesia yang berlaga di Dakar. Dukungan dari rekan-rekan satu kontingen menjadi salah satu hal positif selama perjuangan mereka di ajang tersebut.