Kapan sinetron bintang Argentina itu berakhir?
Masa depan striker Atletico Madrid asal Argentina, Julian Alvarez, dianggap sebagai salah satu kisah bursa transfer musim panas paling menonjol, sejak ia menyatakan keinginannya untuk meninggalkan Los Rojiblancos musim panas ini demi mewujudkan mimpinya.
Sejumlah laporan media dalam beberapa waktu terakhir menyebutkan bahwa Alvarez ingin bergabung dengan Barcelona yang tengah mencari seorang ujung tombak untuk menggantikan kepergian pemain asal Polandia, Robert Lewandowski.
Surat kabar "Marca" memberitakan bahwa Alvarez kembali menjalin komunikasi dengan Atletico Madrid, untuk memulai program latihan personal yang disiapkan khusus bagi setiap pemain internasional.
Dengan demikian, Alvarez yang saat ini sedang berlibur, akan menghabiskan hari-hari terakhir liburannya dengan mematuhi arahan yang telah ditetapkan Atleti sebelum kembali ke sesi latihan pada tanggal 10 bulan ini dan bergabung dengan tim.
Surat kabar itu menyinggung habisnya kesabaran Atletico Madrid terhadap taktik yang digunakan untuk membujuk striker Argentina itu agar bertahan di Camp Nou, yang pada akhirnya berujung pada pengajuan pengaduan ke Federasi Sepak Bola Spanyol dan Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA), dan setelah Miguel Angel Gil secara terbuka menyatakan bahwa ia tidak akan menerima tawaran apa pun dari Barcelona, situasi Alvarez menjadi sangat rumit.
Alvarez kini dihadapkan pada dua pilihan: bertahan bersama Atletico dan menghadapi kemarahan para pendukungnya akibat apa yang mereka anggap sebagai penghinaan, atau mendatangi manajemen klub dengan sebuah tawaran dari luar (setelah pengalamannya di Manchester City, Liga Primer Inggris tidak lagi menjadi salah satu pilihan favoritnya; bertahan di Liga Spanyol merupakan tujuan yang lebih ia sukai), sebuah tawaran yang mungkin dapat mengubah sikap klub yang menolak menjualnya.
Beberapa spekulasi mengindikasikan kemungkinan Alvarez melakukan tindakan pembangkangan yang bisa mendorongnya untuk absen dari latihan, dan metode tekanan ekstrem semacam ini tidak sepenuhnya mustahil, mengingat nasihat yang diterima sang striker dari para agennya terkait pengelolaan risiko ini.
Meski demikian, isyaratnya bahwa ia akan mulai mengikuti arahan latihan Atletico Madrid (karena ia berlatih dari tempat liburannya sejak Sabtu 1 Agustus) mengisyaratkan bahwa kepulangannya akan berlangsung secara normal.
Akan tetap tersisa satu persoalan lain, yaitu bagaimana gagalnya kepindahannya ke Barcelona akan memengaruhi penampilannya, terutama karena tidak ada seorang pun di Atletico Madrid yang meragukan bahwa perilaku Julian akan tetap ideal dan profesional sebagaimana pada hari pertamanya di tim.
Meskipun Atletico ingin menutup lembaran perselisihan dan Julian tetap mengenakan jersey merah-putih tim, ketidakpastian akan tetap menyelimuti perkara ini, terutama jika tawaran menggiurkan dari Liga Primer Inggris tiba di Stadion Wanda Metropolitano, yang bisa memaksa klub untuk meninjau kembali keputusannya mempertahankan sang bintang, sementara sang striker bersikeras bahwa kepindahan adalah yang terbaik bagi masa depannya.
Maka, di tengah segala ketidakpastian ini, satu-satunya hal yang pasti adalah bahwa "Sang Laba-laba" memang sudah berlatih, sekalipun dari jarak jauh, di bawah pengawasan Atletico.