Menjelang Pembukaan, Jepang Bahas Izin Masuk Atlet Korea Utara untuk Asian Games 2026

Menjelang Pembukaan, Jepang Bahas Izin Masuk Atlet Korea Utara untuk Asian Games 2026

Jepang menimbang izin masuk bagi atlet Korea Utara di Asian Games 2026. Kontingen diperkirakan 180 orang dengan andalan angkat besi dan gulat.

Jepang menimbang izin masuk bagi atlet Korea Utara di Asian Games 2026. Kontingen diperkirakan 180 orang dengan andalan angkat besi dan gulat.

Liputan6.com, Jakarta -Menjelang pembukaanAsian Games 2026akhir bulan ini, pemerintahJepangtengah menimbang untuk mengizinkan atletKorea Utaradan pihak terkait memasuki wilayahnya, dilansir dariJapan Todayyang mengutipKyodo News, Senin.

Menurut sumber pemerintah Jepang yang dikutip media tersebut, larangan masuk bagi warga Korea Utara pada prinsipnya masih berlaku sebagai bagian dari sanksi terhadap program pengembangan nuklir dan rudal Pyongyang.

Meski begitu, Jepang pernah membuka pengecualian untuk kegiatan olahraga. Jepang dan Korea Utara tidak memiliki hubungan diplomatik.

Sumber dari organisasi warga Korea pro-Pyongyang di Jepang memperkirakan kontingen Korea Utara untuk Asian Games Aichi–Nagoya pada 19 September hingga 4 Oktober berjumlah sekitar 180 orang.

Jumlah tersebut akan menjadi salah satu delegasi terbesar yang pernah dikirim Korea Utara untuk mengikuti ajang olahraga di Jepang.

Korea Utara memiliki sejumlah atlet yang dipandang sebagai kandidat peraih medali emas, terutama dari cabang angkat besi dan gulat.

Di sepak bola, tim putri Korea Utara dinilai berkembang setelah klub berbasis di Pyongyang menjuarai Liga Champions Asia pada Mei.

Selain atlet dari Pyongyang, dua warga Korea yang tinggal di Jepang dan berstatus atlet diperkirakan turut bergabung dalam delegasi Korea Utara pada Asian Games.

Pada 2024, pemerintah Jepang mengizinkan atlet Korea Utara datang untuk mengikuti kualifikasi final sepak bola putri zona Asia menuju Olimpiade Paris.

Sebaliknya, pada Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2021, Korea Utara tidak mengirimkan tim dengan alasan pandemi COVID-19.

Ikuti berita bola terbaru diSport Liputan6

Arsenal Cuma Menang 1-0 Itu Sungguh Disayangkan