Barcelona menang dengan tujuh gol.
Penundaan laga Levante melawan Athletic Bilbao pada Rabu kemarin di Liga Spanyol akibat cuaca buruk, sementara pertandingan Barcelona kontra Racing Santander tetap digelar meski peringatan resmi serupa dikeluarkan, menuai kontroversi besar di kalangan penikmat LaLiga.
Surat kabar "Marca" menyebut bahwa klub-klub tidak memiliki wewenang untuk memutuskan penangguhan pertandingan akibat kondisi cuaca. Otoritas yang berwenang, dalam hal ini pemerintah wilayah Valencia dan Catalonia, adalah pihak yang mengeluarkan perintah larangan aktivitas luar ruangan, terlepas dari peringatan cuaca.
Oleh karena itu, keberadaan status siaga oranye (peringatan oranye) sepanjang hari di Valencia tidak dengan sendirinya berarti pertandingan harus ditangguhkan, sebab pemerintah Valencia tidak mengeluarkan larangan tegas apa pun terhadap aktivitas luar ruangan.
Begitu tiba di stadion, dan tanpa izin sebelumnya dari otoritas, wasitlah yang mengambil keputusan, karena ia memiliki wewenang untuk menghentikan pertandingan berdasarkan kondisi dan apa yang ia amati.
Dalam kasus ini, wasit asal Andalusia, Alejandro Quintero, memutuskan menangguhkan pertandingan Levante melawan Athletic Bilbao setelah hujan deras turun selama proses pemanasan, sehingga menghalangi dimulainya laga karena terowongan menuju ruang ganti terendam.
Meski matahari bersinar dan langit cerah dua setengah jam sebelum pertandingan, peringatan oranye masih berlaku dan mengancam terselenggaranya laga.
Anda dapat membahas topik dan berita ini lebih mendalam di forum Kooora
Namun, pemerintah Catalonia tidak mengeluarkan keputusan larangan apa pun. Pada menit-menit sebelum pemanasan, hujan turun sedang hingga normal, sebelum akhirnya mengguyur deras.
Juan Ramón Cabello, wakil direktur Perlindungan Sipil di pemerintah Catalonia, menjelaskan hal tersebut usai pertandingan dalam program El Larguero, dengan mengatakan: "Kami mengirim peringatan sekitar pukul 21.30 (waktu Spanyol), ketika pertandingan Barcelona melawan Racing hampir dimulai. Benar bahwa kami mengirim peringatan yang memperingatkan kemungkinan hujan deras, tetapi itu hujan lokal, yang bisa turun di sebagian kota namun tidak di bagian lain, sehingga kami menilai bahwa dengan kehati-hatian ekstra dalam berpindah tempat, pertandingan dapat digelar."
Cabello menambahkan melalui radio "Cadena SER": "Kami tidak melihat perlunya menangguhkan pertandingan. Faktanya, kami sangat cermat dalam menyampaikan pesan, dengan menegaskan bahwa itu bukan pembatasan, melainkan rekomendasi keselamatan bagi masyarakat. Perlu diperhatikan bahwa fenomena ini sangat lokal, dan bisa memengaruhi sejumlah wilayah namun tidak yang lain. Kami terus memantau perkembangan curah hujan berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, dan kami memberikan rekomendasi ini tanpa kewajiban melarang aktivitas luar ruangan di wilayah tersebut."
Ia melanjutkan: "Seandainya penangguhan itu diperlukan, berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi atau pengamatan atau insiden apa pun, kami pasti melakukannya."
Peringatan yang dimaksud Cabello adalah peringatan merah, bukan peringatan oranye yang dikeluarkan di Valencia. Meski demikian, pertandingan tetap digelar karena otoritas tidak melihat perlunya menghentikannya, dan karena badai tidak berkembang seperti yang terjadi di Valencia, sehingga memungkinkan pertandingan berlanjut.
Selain itu, wasit Munuera Montero pada akhirnya memutuskan bahwa kondisi tidak mengharuskan penghentian pertandingan.
Dalam kedua kasus tersebut, baik di Valencia maupun Barcelona, otoritas yang pendapatnya wajib dipatuhi oleh klub dan LaLiga, tidak mengeluarkan keputusan untuk melarang olahraga luar ruangan.
Justru perkembangan badai dan keputusan wasitlah yang menyebabkan penangguhan pertandingan Levante melawan Athletic Bilbao, serta terselenggaranya pertandingan Barcelona melawan Racing.