Rifqi Ardita Widianto -detikSepakbola
TaktikMichael Carrickdipertanyakan kaptennya sendiri,Bruno Fernandes, saatManchester UniteddihajarComo. Carrick tak tinggal diam dan membalas.
Fernandes mengkritik taktik Carrick saat MU digilas Como 1-4 di Giuseppe Sinigaglia, Kamis (22/10/2026) dini hari WIB, pada Matchday 3Liga Champions. Ia merasa seharusnya MU memainkan man-to-man pressing dan membuat lawan tidak nyaman menguasai bola.
Sikap Fernandes ini disorot. Bukan hanya karena memperkeruh suasana setelah pekan lalu Lisandro Martinez mengkritik petinggi klub, melainkan juga karena ia dianggap tidak tahu terima kasih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Musim lalu ia tampil gemilang dan jadi Pemain Terbaik Premier League karena Carrick datang dan membangkitkan tim.
"Kita menyebut Lisandro Martinez keterlaluan karena menyerang petinggi klub. Buat Bruno Fernandes melakukannya, itu memalukan sekali," kata mantan bek Liverpool dan Inggris, Jamie Carragher di CBS Sports.
"Musim lalu dia dapat gelar Pemain Terbaik, itu karena Michael Carrick diangkat jadi manajer. Dia tak akan mendapatkan penghargaan itu tanpa Carrick. Dia mengembalikannya ke posisi yang benar."
"Sikapnya dan cara dia menyikapi banyak hal, itu sama sekali tidak benar. Dia bereaksi seperi itu karena dia ditarik keluar dan dia merasa dipermalukan oleh sang manajer."
Tapi Carragher memuji respons Carrick, yang tak membiarkan dirinya diserang begitu saja. Manajer MU itu menegaskan bahwa timnya mencoba melakukan pressing di babak kedua dan malah kebobolan.
Ia kemudian menyoroti bahasa tubuh timnya dan kurang gigihnya para pemain berlari.
"Saya senang Michael Carrick merespons dan mengatakan itu ke Bruno Fernandes. Bahwa mereka tidak berlari, sebab mereka memang tak berlari. Saya senang dia menariknya keluar dan senang dia membalasnya," tambah Carragher.