Mempertanyakan Metode Pemilihan Pemain Hansi Flick di Barcelona

Mempertanyakan Metode Pemilihan Pemain Hansi Flick di Barcelona

Mario Suarez mengkritik manajemen skuad Hansi Flick di Barcelona. Ia menyoroti menit bermain Rodri, Pedri, dan Lamine Yamal yang dinilai perlu dikelola lebih ba

Mario Suarez mengkritik manajemen skuad Hansi Flick di Barcelona. Ia menyoroti menit bermain Rodri, Pedri, dan Lamine Yamal yang dinilai perlu dikelola lebih ba

Liputan6.com, Jakarta -Manajemen skuadHansi FlickdiBarcelonamendapat sorotan setelah sejumlah keputusan rotasinya dinilai kurang tepat. Mantan gelandang Atletico Madrid, Mario Suarez, mempertanyakan cara pelatih asal Jerman tersebut mengatur menit bermain para pemain kunci Blaugrana.

Dalam wawancara denganMovistar+yang dikutipSPORT, Suarez menilai Flick belum optimal memanfaatkan seluruh anggota skuad. Padahal, rotasi yang tepat diperlukan agar pemain utama tetap bugar ketika Barcelona menghadapi rangkaian pertandingan penting.

Suarez secara khusus menyoroti pengelolaan menit bermain Rodri, Pedri, dan Lamine Yamal. Menurutnya, para pemain tersebut mendapatkan beban tampil yang cukup tinggi, sementara beberapa kesempatan untuk memberi mereka waktu istirahat justru tidak dimanfaatkan.

Salah satu keputusan yang dipertanyakan adalah ketika Flick memainkan Rodri selama 90 menit saat menghadapi Alaves. Keputusan itu dinilai janggal karena Barcelona sebelumnya juga menghadapi PSG di Liga Champions dan masih harus bersiap melawan Aston Villa serta Atletico Madrid.

Suarez menilai keputusan Flick dalam mengatur waktu bermain Rodri tidak konsisten. Ia membandingkan penampilan sang gelandang ketika menghadapi PSG dan Alaves, terutama karena jadwal padat sudah menanti Barcelona.

Menurut Suarez, Rodri justru dimainkan penuh saat melawan Alaves, meskipun Flick memiliki sejumlah opsi lain di bangku cadangan. Gavi menjadi salah satu pemain yang bisa dimanfaatkan, tetapi kesempatan tersebut tidak diberikan oleh sang pelatih.

"Saya tidak mengerti, misalnya, mengapa Rodri bermain penuh 90 menit melawan Alaves tetapi tidak saat melawan Paris Saint-Germain; padahal sekarang, saat menghadapi Villa dan Atletico Madrid, Anda justru harus mengistirahatkannya," ujar Suarez.

Kritik tersebut berkaitan dengan kebutuhan Barcelona menjaga kebugaran pemain menjelang pertandingan penting. Suarez menilai Flick seharusnya lebih cermat menentukan kapan pemain utama perlu diistirahatkan dan kapan mereka harus tampil sejak awal.

Selain Rodri, Suarez juga memperhatikan tingginya menit bermain Pedri dan Lamine Yamal. Ia menilai catatan tersebut menjadi indikasi bahwa Barcelona membutuhkan pola rotasi yang lebih terencana.

"Saya perhatikan Pedri dan Rodri sudah mendekati 1.000 menit bermain, sementara Lamine bahkan jauh melampaui angka tersebut," katanya.

Suarez juga mengingatkan bahwa Barcelona beberapa kali sudah unggul dengan selisih gol yang cukup besar. Menurutnya, situasi seperti itu seharusnya menjadi kesempatan bagi Flick untuk menarik keluar pemain andalan dan memberikan menit bermain kepada anggota skuad lainnya.

"Padahal, ada lebih dari lima pertandingan di mana tim sudah unggul dengan selisih dua atau tiga gol; itu seharusnya bisa dimanfaatkan untuk memberikan waktu istirahat kepada para pemain," tegasnya.

Ikuti berita bola terbaru diSport Liputan6

Gavi Mulai 'Terlupakan' di Barcelona

Alasan Barcelona Wajib Kalahkan Aston Villa

Fermin Lopez Bahagia di Barcelona, Manchester United Gigit Jari

Veda Ega Pratama Cerita Perjalanan dari Motocross hingga Mengejar Mimpi ke MotoGP