Mees Hilgers Comeback Setelah 520 Hari, Bek Timnas Indonesia Langsung Bidik Posisi Inti

Mees Hilgers Comeback Setelah 520 Hari, Bek Timnas Indonesia Langsung Bidik Posisi Inti

Suara.com -BekTimnas Indonesia,Mees Hilgers, akhirnya kembali merumput setelah menepi selama 520 hari.

Suara.com -BekTimnas Indonesia,Mees Hilgers, akhirnya kembali merumput setelah menepi selama 520 hari.

Pemain yang kini memperkuatSC Heerenveentersebut mencatatkan penampilan resmi pertamanya di sepak bola Belanda saat menghadapi Excelsior Maassluis dalam ajang KNVB Beker.

Hilgers mengaku sangat bahagia bisa kembali bermain setelah melewati masa panjang tanpa pertandingan resmi.

Namun, ia tidak ingin berhenti hanya pada penampilan perdananya dan bertekad segera mendapatkan tempat di tim utama SC Heerenveen.

"Bagus, sudah sangat lama sejak saya memainkan pertandingan resmi," ujar Hilgers kepada ESPN setelah kembali merumput.

Mees Hilgers mengaku bersyukur akhirnya bisa kembali menikmati pertandingan setelah 520 hari berada di luar lapangan.

Kini, bek berusia 25 tahun itu ingin membuktikan bahwa dirinya masih mampu bersaing untuk mendapatkan menit bermain secara reguler.

Hilgers menegaskan bahwa dirinya berada dalam kondisi fisik yang baik dan siap kembali tampil secara konsisten. Ia juga merasa percaya diri dengan kondisi lutut serta kebugarannya setelah menjalani masa pemulihan.

"Saya sangat senang bisa kembali mendapatkan menit bermain. Namun, bukan berarti Anda kehilangan kemampuan bermain sepak bola hanya karena tidak tampil dalam pertandingan," kata Hilgers.

Ia juga menilai proses latihan yang dijalaninya berjalan positif. Menurutnya, performa selama latihan turut diperhatikan oleh pelatih dan rekan-rekan setimnya.

"Saya sangat bugar, merasa baik, dan percaya diri dengan kondisi lutut serta kebugaran saya. Saya merasa siap untuk bermain setiap pekan," ujarnya.

Perjalanan Hilgers untuk kembali ke lapangan tidak berjalan mudah.

Sebelum mengalami cedera, ia mengaku sempat melewati banyak hari di bangku cadangan dan tidak masuk dalam skuad pertandingan.

Situasi tersebut menjadi pengalaman yang sulit baginya.

Ia harus menyaksikan pertandingan dari luar lapangan, menghabiskan banyak waktu untuk berpikir, dan berusaha melewati masa ketika kesempatan bermain tidak kunjung datang.

"Saya menghabiskan banyak hari di bangku cadangan, menonton sepak bola, dan punya banyak waktu untuk berpikir," tutur Hilgers.