Media Asing: Taktik Kilat Timnas Indonesia di Piala Dunia U-15 Ditiru Timnas Spanyol

Media Asing: Taktik Kilat Timnas Indonesia di Piala Dunia U-15 Ditiru Timnas Spanyol

Suara.com -Timnas IndonesiaU-15 mencuri perhatian dunia setelah mencetak gol hanya dalam waktu sekitar dua detik padaPiala DuniaU-15 2026 di Azerbaijan.

Suara.com -Timnas IndonesiaU-15 mencuri perhatian dunia setelah mencetak gol hanya dalam waktu sekitar dua detik padaPiala DuniaU-15 2026 di Azerbaijan.

Media asing banyak menyoroti capaian ini, termasuk media dari Vietnam, mereka menyoroti bagaimana skema serangan cepat yang diperagakan Garuda Muda itu kini menjadi inspirasi bagi sejumlah tim peserta, termasukSpanyolU-15.

Media Vietnam Tuoitre menyebut tren serangan langsung dari titik tengah lapangan. Taktik itu mulai menarik perhatian dalam gelaran FIFA U-15 World Cup & Festival 2026.

Strategi tersebut dilakukan dengan melepaskan tembakan langsung ke gawang lawan sesaat setelah pertandingan dimulai, alih-alih membangun serangan melalui operan pendek dan penguasaan bola.

Gol Dua Detik Indonesia Bikin Geger

Momen yang menjadi sorotan terjadi ketika Indonesia U-15 menghadapi Fiji pada 24 Oktober 2026.

Sesaat setelah peluit awal dibunyikan, seorang pemain Indonesia memberikan operan pendek kepada Muhammad Nazar Alfiansyah.

Nazar kemudian langsung melepaskan tembakan dari sekitar garis tengah lapangan.

Bola membentur tiang sebelum masuk ke gawang Fiji, membuat penjaga gawang lawan tak mampu menghentikan serangan kilat tersebut.

Gol itu tercipta dalam waktu sekitar dua detik dan langsung menarik perhatian pencinta sepak bola.

Meski demikian, FIFA belum secara resmi mengonfirmasi gol tersebut sebagai rekor dunia untuk gol tercepat dalam pertandingan yang diselenggarakannya.

Media Spanyol AS bahkan telah mengunggah video gol tersebut pada hari pertandingan dan memberikan perhatian khusus terhadap penyelesaian yang tidak biasa itu.

Menariknya media Spanyol, AS membahas strategi serangan langsung setelah kick off seperti Timnas Indonesia U-15.

Timnas Spanyol U-15 yang dilatih David Gordo disebut telah menggunakan pendekatan serupa dengan cukup efektif.

Bukan hanya Spanyol, sejumlah tim lain juga mulai mencoba strategi tersebut setelah beberapa hari turnamen berlangsung.