Massimo Ambrosini Ragukan Kans AC Milan, Soroti Fondasi Tim dan Kasus Leao

Massimo Ambrosini Ragukan Kans AC Milan, Soroti Fondasi Tim dan Kasus Leao

KOMPAS.com– Mantan kapten AC Milan, Massimo Ambrosini, masih meragukan kekuatan Rossoneri menjelang dimulainya Serie A 2026-2027.

KOMPAS.com– Mantan kapten AC Milan, Massimo Ambrosini, masih meragukan kekuatan Rossoneri menjelang dimulainya Serie A 2026-2027.

AC Milanakan mengawali musim dengan menghadapi Torino pada Minggu (23/8/2026) malam waktu lokal Senin pukul 01.45 WIB.

PertandinganLiga Italiatersebut menjadi laga kompetitif pertama Ruben Amorim sebagai pelatih Milan.

Ambrosini menilai Milan masih memiliki sejumlah persoalan yang belum terselesaikan meski klub telah melakukan perubahan besar pada musim panas ini.

Salah satu perhatian utama Ambrosini adalah masa depan Rafael Leao.

Baca juga:AC Milan Hormati Franco Baresi, 6 Per Sempre Jadi Emblem di Jersey

Menurut dia, Leao masih merupakan pemain terkuat dalam skuad Milan, tetapi situasinya belum jelas karena sang pemain masih berada di pasar transfer.

"Ya, niat Amorim tampaknya adalah menggerakkan tim 20 atau 30 meter lebih maju, dan kita sudah melihat beberapa hal tersebut," ujar Ambrosini kepada Gazzetta dello Sport.

"Tetapi saya masih kesulitan memahami Milan. Mereka memiliki begitu banyak situasi yang belum terselesaikan, terutama persoalan Leao, yang tetap menjadi pemain terkuat dalam skuad, tetapi masuk daftar jual."

Ambrosini juga menilai AC Milan masih berada di belakang Inter Milan dalam persaingan menuju gelar juaraSerie A.

Menurut dia, Inter tetap menjadi kandidat utama setelah melakukan sejumlah perekrutan pada musim panas ini.

"Bahkan, dengan perekrutan (John) Stones, (Djed) Spence, dan Curtis Jones, jarak dengan tim-tim lain mungkin justru semakin melebar," kata Ambrosini ketika ditanya apakah Inter masih menjadi tim yang harus dikalahkan.

Baca juga:Mario Gila Cocok dengan Pendekatan Berisiko Amorim di AC Milan

Di belakang Inter, Ambrosini menempatkan Napoli sebagai kandidat utama.

"Melihat kualitas skuad mereka, saya pikir Napoli," ujarnya.

Sementara itu, Milan datang ke musim baru dengan skuad yang mengalami perubahan besar. Klub telah mengeluarkan sekitar 150 juta euro untuk memperkuat tim.

Amorim juga membawa Milan melalui rangkaian pertandingan pramusim yang menghasilkan satu kemenangan, dua hasil imbang, dan satu kekalahan.