KOMPAS.com- Mario Gila menyatakan bahwa Ruben Amorim dan mantan direktur olahraga Igli Tare adalah sosok penting dalam proses transfernya dari Lazio ke Milan pada musim panas 2026 ini.
Ia merasa bahwa kemenangan 4-2 atasManchester Uniteddalam laga persahabatan di Polandia, Sabtu (15/8/2026) silam, adalah cara yang sempurna untuk mempersiapkan diri menuju musim baruSerie Aakhir pekan ini.
"Saya akan jujur, kami sangat membutuhkannya," kata Gila kepadaLa Gazzetta dello Sportusai duel melawan Man United.
"Saya sangat senang dengan kemenangan dan performa tim. Saya merasa ini adalah tantangan yang ideal sebelum memulai musim Serie A. Saya sangat senang kami bisa bermain melawan lawan yang tangguh seperti Manchester United."
Baca juga:Hati-hati, Rafael Leao! Amorim Tega Tendang Nama Bintang
"Saya merasa baik, meskipun masih ada pekerjaan yang harus dilakukan, kami telah menunjukkan bahwa kami siap untuk memulai musim," ujar bek asal Spanyol itu.
Musim panas ini penuh tantangan bagi Gila. Transfernya keMilanbaru dikonfirmasi pada pertengahan Juli.
Ia kemudian mengalami cedera hamstring hanya 22 menit setelah penampilan pertamanya bersama Rossoneri dalam laga persahabatan melawan Celtic di Glasgow.
"Ini bulan yang aneh," kata Gila.
"Saya sudah mengalami cedera saat pramusim. Dua tahun yang lalu, saya harus absen selama dua bulan di Lazio dan kejadian ini juga pernah terjadi sebelumnya. Saya merasa lebih baik dan sangat senang bahwa tim memiliki energi positif ini."
Gila merasa tak kesulitan beradaptasi dengan lingkungan barunya di Milan.
"Saya disambut baik oleh semua orang. Saya merasa nyaman sejak sesi latihan pertama. Ada suasana positif dan saya tidak bisa meminta lebih dari itu."
Baca juga:Saat Amorim Berikan Hidup Baru untuk Samuel Chukwueze di AC Milan...
"Saya memiliki hubungan baik dengan pelatih. Dia adalah orang yang suka berbicara dengan semua orang, yang mencoba menjaga hubungan di luar lapangan juga. Saya pikir itu adalah detail yang sangat penting untuk memiliki di dalam tim."
Seiring keberadaan Amorim di kursi pelatih,AC Milandiyakini akan bermain garis pertahanan yang lebih tinggi dibandingkan musim lalu ketika masih diasuh Massimiliano Allegri.
Gila diperkirakan akan memainkan peran kunci dalam hal itu.
"Bermain dengan garis pertahanan yang tinggi jelas lebih berisiko," ujar Gila.