Rifqi Ardita Widianto -detikSepakbola
Kartu merahRyan Gravenberchmenentukan jalannya lagaLiverpool vs Manchester City. Mantan wasit Premier League Dermot Gallagher bilang Gravenberch apes banget!
Gravenberch diusir wasitChris Kavanaghdalam laga di Anfield, Minggu (11/10/2026) kemarin, pada menit ke-62. Gelandang Liverpool itu menerima kartu kuning kedua sehingga diacungi kartu merah.
Keluarnya Gravenberch jadi momentum buat tim tamu. Man City langsung mencetak tiga gol lewat Erling Haaland, Jeremy Doku, dan Rayan Cherki untuk menang 3-0.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan wasit Dermot Gallagher menilai Gravenberch apes mendapatkan dua kartu kuning, menyebut yang pertama terlalu keras. Ia menduga wasit Chris Kavanagh merasa Gravenberch mengenai lutut Elliot Anderson, padahal kena atas kaki dan kontaknya tidak keras.
Kartu merah Gravenberch menjadi salah satu topik pembicaraan hangat usai laga tersebut dan banyak dipertanyakan.
"Itu keputusan yang sangat keras. Saya rasa problemnya buat Chris (Kavanagh) adalah, dalam pandangannya, sepertinya dia merasa kalau si pemain mengenai lutut," kata Dermot Gallagher.
"Kalau dilihat kembali, bukan itu yang terjadi. Dia merasa dia (Gravenberch) mengenai lutut, jadi menurutnya itu pelanggaran kaki naik terlalu tinggi dan sebuah kartu kuning."
"Dia mengenai bagian atas sepatu. Dia sangat tidak beruntung," imbuhnya diSky Sports.
Sementara pada kartu kuning kedua, Gallagher menilai keputusan wasit sudah tepat.
"Tak diragukan lagi. Bukan soal tingkat keparahan tekelnya ya, melainkan dampaknya. Menurut saya dia tak bisa merebut bola itu," sambung Gallagher.