Roberto Mancini mengisyaratkan dimulainya era baru yang berani bagi Italia dengan memanggil sejumlah pemain muda berbakat yang belum pernah tampil bersama timnas ke dalam skuad terbarunya yang berisi 31 pemain. Menjelang laga-laga krusial Nations League melawan Prancis dan Belgia, sang pelatih memadukan pemain senior yang sudah mapan dengan sederet talenta muda menjanjikan.
Sebagai sinyal jelas mengenai masa depan tim nasional Italia, Mancini memasukkan banyak wajah baru ke dalam skuad berisi 31 pemain untuk jeda internasional November. Pemilihan ini menegaskan komitmennya mencari bakat-bakat yang tengah berkembang di Italia, dengan Alphadjo Cisse, Simone Lontani, dan Riccardo Cassano mendapat panggilan. Mereka masuk skuad setelah Mancini mengevaluasi 34 pemain dalam pemusatan latihan sebelumnya. Pilihannya kini mulai mengerucut, tetapi kesempatan bagi pemain muda tetap terbuka.
Daftar skuad itu juga memuat Mattia Liberali dari Como dan penyerang Paris FC, Luca Koleosho, yang sama-sama ingin mencatatkan penampilan perdana bersama tim nasional senior. Pendekatan yang berfokus pada pemain muda ini diterapkan pada saat penting ketika Italia berupaya mengukuhkan posisinya di Liga Negara.
Nama lain yang menarik perhatian adalah Honest Ahanor dari Crystal Palace. Bek tersebut telah mencatatkan dua penampilan dalam laga persahabatan di bawah Silvio Baldini pada Juni, tetapi belum menjalani debutnya dalam pertandingan internasional kompetitif. Ahanor masuk skuad pada September, tetapi tidak mendapat kesempatan bermain. Ia kemudian kembali ke tim U-21 untuk membantu upaya mereka lolos ke Kejuaraan Eropa.
Pekan mendatang sangat penting bagi Italia, yang berupaya menyalip rivalnya di puncak klasemen. Saat ini, Italia menempati posisi kedua di grup Liga Negara dengan tujuh poin dari empat pertandingan, tertinggal dari pemuncak klasemen Prancis (10 poin), sementara hanya unggul tipis atas Belgia di posisi ketiga (enam poin) dan Turki yang belum meraih kemenangan di dasar klasemen. Italia akan menjamu Prancis di Milan pada Kamis, 12 November, dalam laga yang berpotensi mengulang pertemuan sengit mereka di Paris bulan lalu. Setelah laga kandang itu, tim asuhan Mancini akan bertandang menghadapi Belgia pada Minggu, 15 November.
Meski banyak pemain baru masuk, kerangka utama tim sebagian besar tetap utuh. Gianluigi Donnarumma masih menjadi pemimpin di lini belakang, bersama dua andalan pertahanan, Alessandro Bastoni dan Riccardo Calafiori. Di lini tengah, trio Nicolo Barella, Sandro Tonali, dan Federico Dimarco tetap mempertahankan tempat mereka.
Namun, skuad ini juga menghadapi kendala. Kapten Napoli Giovanni Di Lorenzo absen setelah mengalami cedera saat klubnya kalah 2-0 dari Juventus baru-baru ini. Ia ditarik keluar pada jeda pertandingan tersebut. Di sisi lain, Marco Palestra kembali ke skuad tim nasional. Bek itu baru-baru ini kembali menembus tim utama Chelsea setelah awal musim Premier League yang diwarnai cedera, sehingga memberi Mancini lebih banyak pilihan di posisi bek sayap.
Posisi penjaga gawang diisi Marco Carnesecchi, Gianluigi Donnarumma, dan Guglielmo Vicario. Di lini pertahanan, Mancini memilih Ahanor, Bastoni, Calafiori, Dimarco, Daniele Ghilardi, Michael Kayode, Gianluca Mancini, Palestra, dan Giorgio Scalvini. Pilihan di lini tengah cukup banyak, yakni Barella, Cassano, Issa Doumbia, Nicolo Fagioli, Davide Frattesi, Lontani, Niccolo Pisilli, Samuele Ricci, Alessandro Romano, dan Tonali.
Di lini serang, Italia memiliki Nicolo Cambiaghi, Alphadjo Cisse, Francesco Pio Esposito, Sebastiano Esposito, Luca Koleosho, Mattia Liberali, Gianluca Scamacca, Antonio Vergara, dan Nicolo Zaniolo.