KOMPAS.com- Manchester United masih mencari bek kiri baru menjelang penutupan bursa transfer musim panas.
Posisi tersebut menjadi salah satu kebutuhan utamaMichael Carricksetelah klub sejauh ini belum menemukan pemain yang mampu memberikan persaingan bagi Luke Shaw.
Kebutuhan itu semakin terlihat karenaManchester Unitedakan menghadapi jadwal yang lebih padat pada musim ini.
Setelah kembali tampil di Liga Champions, Setan Merah diperkirakan harus memainkan lebih dari 50 pertandingan, sehingga kedalaman skuad menjadi perhatian Carrick.
Lewis Hall menjadi salah satu target utama Manchester United.
Namun, Newcastle United disebut memasang harga sekitar 70 juta pound (sekitar Rp1,70 triliun) untuk bek berusia 21 tahun tersebut.
Nilai itu membuat negosiasi kedua klub berjalan sulit karena Manchester United enggan membayar terlalu mahal.
Hall dinilai cocok untuk menjadi pesaing Shaw sekaligus opsi jangka panjang di posisi bek kiri.
Selain Hall, Manchester United juga dikaitkan dengan Jorge Salinas dari Racing Santander dan Joaquin Seys dari Club Brugge.
Namun, keduanya dinilai masih minim pengalaman.
Baca juga:Ederson Buka Suara Soal Kegagalan Transfer ke Manchester United
Manchester United juga sempat mempertimbangkan Myles Lewis-Skelly dari Arsenal sebagai alternatif.
Hanya, media ternama asal Inggris, The Guardian, mengutarakan bahwa kebutuhan untuk mendatangkan bek kiri tetap menjadi perhatian utama klub menjelang penutupanbursa transfer.
Kebutuhan bek kiri semakin penting karena Luke Shaw memiliki riwayat cedera.
Meski pemain berusia 31 tahun itu menjadi starter dalam setiap pertandingan Premier League musim lalu, Manchester United akan menghadapi jadwal lebih padat setelah kembali tampil di Liga Champions.
Baca juga:Harry Maguire Harap Marcus Rashford Bertahan di Manchester United
Manchester United telah memperkuat lini tengah dengan mendatangkan Youri Tielemans dan Andrey Santos, sementara klub juga mengejar Carlos Baleba dari Brighton.
Carrick sebelumnya menegaskan bahwa United masih membutuhkan tambahan pemain.
"Kami menginginkan lebih, kami membutuhkan lebih banyak. Kami terus mencari cara untuk mewujudkannya," ujar Carrick, seperti dilansir The Guardian.
Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautanhttps://bit.ly/BantuWargaNTT