Maki-maki Striker Malaysia Tuding Timnas Indonesia Curang: Mereka Main di Jakarta, Kami di Bandung

Maki-maki Striker Malaysia Tuding Timnas Indonesia Curang: Mereka Main di Jakarta, Kami di Bandung

Suara.com -Penyerang naturalisasi TimnasMalaysia,Bergson Da Silva, melontarkan sindiran terkait pertandinganTimnas Indonesiamelawan Bangladesh padaFIFA ASEAN Cup 2026.

Suara.com -Penyerang naturalisasi TimnasMalaysia,Bergson Da Silva, melontarkan sindiran terkait pertandinganTimnas Indonesiamelawan Bangladesh padaFIFA ASEAN Cup 2026.

Bergson menyoroti perubahan waktu tambahan dalam pertandingan yang berlangsung di Jakarta tersebut. Indonesia akhirnya menang telak 9-2 dan memastikan tiket ke final turnamen.

Melalui kolom komentar Instagram, penyerang kelahiran Brasil itu mempertanyakan keputusan waktu tambahan yang awalnya diumumkan selama dua menit, tetapi kemudian berubah menjadi tujuh menit.

Menurut Bergson, perubahan tersebut menjadi sorotan karena Indonesia mampu mencetak dua gol tambahan pada penghujung pertandingan.

“Dua menit waktu tambahan, kemudian tiba-tiba diubah menjadi tujuh menit dan mereka mencetak dua gol terakhir dalam waktu satu menit. Apa yang terjadi?”

Bergson juga membandingkan jadwal pertandingan Indonesia dengan tim-tim peserta lainnya. Ia menilai ada perbedaan waktu bermain dan masa pemulihan yang patut diperhatikan.

“Seluruh pertandingan Indonesia dimainkan pada malam hari di Jakarta, sedangkan tim negara lain bermain di Bandung pada sore hari dengan waktu dua hari untuk pemulihan,” ujar Bergson sepertidikutip.

Ia kembali mempertanyakan keputusan waktu tambahan pada pertandingan Indonesia kontra Bangladesh.

“Dalam pertandingan kali ini melawan Bangladesh, mereka mendapat dua menit waktu tambahan, kemudian tiba-tiba menjadi tujuh menit. Mereka mencetak dua gol dalam dua menit terakhir waktu tambahan. Jadi, apa sebenarnya yang terjadi?” kata Bergson.

Sorotan terhadap tambahan waktu pertandingan Indonesia-Bangladesh juga datang dari Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM).

FAM menyatakan akan mengajukan permohonan resmi kepada FIFA untuk mendapatkan penjelasan mengenai dasar dan prosedur perubahan waktu tambahan dalam pertandingan tersebut.

FAM menilai pengelolaan waktu pertandingan merupakan bagian penting untuk memastikan pertandingan berjalan adil, transparan, dan sesuai dengan regulasi kompetisi.

“Permohonan tersebut bukan upaya untuk mempertanyakan hasil pertandingan atau pencapaian tim mana pun,” kata FAM dalam pernyataannya.

“Sebaliknya, hal itu bertujuan mendapatkan penjelasan resmi mengenai proses dan prosedur pengambilan keputusan agar pertanyaan yang muncul dapat dijelaskan dan tidak menimbulkan kebingungan,” lanjut FAM.