Suara.com -PertandinganMadura UnitedFC melawanArema FCpada pekan kesembilan BRISuper League2026/2027 dipastikan dapat dihadiri suporter tuan rumah.
Namun, pendukung tim tamu tetap dilarang menyaksikan laga secara langsung di stadion.
Keputusan tersebut merupakan hasil koordinasi lanjutan antara manajemen Madura United dan Polres Pamekasan. Sebelumnya, pertandingan sempat direkomendasikan digelar tanpa penonton dari kedua tim.
“Ini sesuai dengan hasil koordinasi lanjutan oleh pihak manajemen Madura United FC bersama jajaran Polres Pamekasan,” kata Safety and Security Officer (SSO) Madura United, Sapto Wahyono.
Laga Madura United kontra Arema FC dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jawa Timur, Jumat (6/11), mulai pukul 19.00 WIB.
Larangan penonton direvisi setelah koordinasi
Sapto menjelaskan, rekomendasi awal Polres Pamekasan yang diterima pada Rabu pagi menetapkan pertandingan digelar tanpa kehadiran suporter kedua tim.
Kepolisian tidak keberatan dengan penyelenggaraan laga, tetapi meminta seluruh pendukung tidak hadir di stadion.
“Dalam surat rekomendasi yang kami terima disebutkan dengan jelas bahwa kegiatan pertandingan diselenggarakan tanpa penonton tersebut dari kedua belah pihak, baik dari tuan rumah maupun dari tim tamu,” ujarnya.
Ketentuan tersebut kemudian mendapat tanggapan dari Aliansi Suporter Madura Bersatu yang mewakili empat kabupaten di Pulau Madura.
Perwakilan suporter meminta manajemen Madura United kembali berkoordinasi dengan kepolisian agar pendukung tuan rumah tetap bisa menyaksikan pertandingan.
Manajemen dan panitia keamanan menindaklanjuti aspirasi tersebut melalui koordinasi lanjutan dengan Polres Pamekasan.
Hasilnya, larangan kehadiran penonton direvisi, suporter Madura United boleh masuk, sedangkan pendukung Arema FC tetap tidak diperkenankan hadir.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh elemen yang telah mendukung dan mengawal proses ini,” kata Sapto.