Maarten Paes dan Emil Audero Terancam Jadi Kiper Pelapis di Level Klub Musim Ini

Maarten Paes dan Emil Audero Terancam Jadi Kiper Pelapis di Level Klub Musim Ini

KOMPAS.com- Dua kiper Timnas Indonesia, Emil Audero Mulyadi dan Maarten Paes, menghadapi situasi hampir serupa bersama klub Eropa masing-masing.

KOMPAS.com- Dua kiper Timnas Indonesia, Emil Audero Mulyadi dan Maarten Paes, menghadapi situasi hampir serupa bersama klub Eropa masing-masing.

Keduanya berpotensi menjalani musim 2026-2027 dengan peran sebagai penjaga gawang pelapis.

Emil Auderosaat ini memperkuat Como 1907, sedangkanMaarten Paesmembela Ajax Amsterdam.

Persaingan di posisi penjaga gawang membuat peluang keduanya untuk tampil reguler menjadi terbatas.

Emil kembali ke Como setelah musim lalu menjalani masa peminjaman bersama Cremonese di Liga Italia.

Kini, kiper kelahiran Mataram itu kembali menjadi bagian dari skuad Como untuk menghadapi musim baru.

Di bawah asuhan Cesc Fabregas, posisi penjaga gawang utama masih ditempati Jean Butez.

Kiper asal Belgia tersebut menjadi pilihan pertama Como sehingga Emil harus menunggu kesempatan tampil.

Baca juga:Jurnalis Italia Sebut Como Tolak Jual Emil Audero, Terungkap Alasannya

Emil sebelumnya sempat dikaitkan dengan beberapa klub padabursa transfermusim panas, termasuk Juventus. Namun, sampai saat ini ia masih bertahan di Como.

Kiper berusia 29 tahun tersebut bahkan telah mendapat nomor punggung untuk musim baru.

Como dijadwalkan menghadapi Udinese pada pertandingan pembuka musim, Sabtu (22/8/2026) malam.

Jika tidak ada perubahan hingga bursa transfer ditutup, Emil berpeluang menjalankan peran sebagaikiper pelapis Comosepanjang musim.

Baca juga:Daftar Skuad Como Hadapi Udinese, Fabregas Tetap Bawa Emil Audero

Situasi Paes di Ajax juga berubah setelah klub asal Amsterdam itu mendatangkan penjaga gawang baru.

Paes bergabung dengan Ajax Amsterdam pada Januari lalu. Saat datang, ia diproyeksikan sebagai kiper nomor dua.

Namun, absennya Vitezslav Jaros membuat Paes mendapat kesempatan menjadi penjaga gawang utama hingga akhir musim.