Luka Modric Jelang Usia 41 Tahun: Tetap Kompetitif dan Menikmati Permainan

Luka Modric Jelang Usia 41 Tahun: Tetap Kompetitif dan Menikmati Permainan

Luka Modric akan berusia 41 tahun, tetapi masih merasa kompetitif bersama AC Milan

Luka Modric akan berusia 41 tahun, tetapi masih merasa kompetitif bersama AC Milan

Liputan6.com, Jakarta -Luka Modricmembuktikan bahwa usia bukan penghalang untuk tetap bersaing di level tertinggi sepak bola Italia. Menjelang ulang tahunnya yang ke-41 pada 9 September mendatang, gelandangAC Milanitu masih merasa mampu tampil kompetitif diSerie A.

Modric bahkan baru saja mendapat pengakuan atas performanya bersama Rossoneri. Ia masuk dalam daftar Team of the Season Serie A dan menerima penghargaan tersebut pada acara Gran Gala del Calcio.

Penghargaan itu menjadi salah satu catatan positif bagi Modric di tengah musim yang tidak sepenuhnya berjalan sesuai harapan AC Milan. Rossoneri sempat menunjukkan performa impresif pada paruh pertama musim sebelum kehilangan momentum setelah rekor tak terkalahkan mereka terhenti.

Milan kemudian kesulitan menemukan kembali konsistensi hingga akhir musim. Baik dalam persaingan Scudetto maupun perebutan posisi empat besar, hasil yang diraih Rossoneri akhirnya mengecewakan karena mereka gagal membalikkan situasi.

Modric tetap mampu mengambil sisi positif dari musim lalu meski pencapaian individu bukanlah prioritas utamanya. Pengalaman dan kualitas yang ia tunjukkan membuatnya dinilai sebagai salah satu gelandang terbaik Serie A musim tersebut.

Pemain asal Kroasia itu kemudian berbicara mengenai penghargaan yang diterimanya dalam acara Gran Gala del Calcio. Modric menegaskan bahwa dirinya tidak akan terus bermain di level tersebut apabila merasa sudah tidak mampu bersaing.

"Saya bekerja keras untuk bisa berada di level ini. Saya tidak akan datang ke sini jika saya merasa tidak mampu bersaing," kaya Luka Modric dikutip dariMilanNews.

Pernyataan tersebut menunjukkan keyakinan Modric terhadap kemampuan dirinya meski usianya segera menginjak 41 tahun. Ia masih melihat dirinya sebagai pemain yang mampu memberikan kontribusi di kompetisi elite seperti Serie A.

Modric juga mengaku semakin memahami karakter sepak bola Italia setelah menjalani musim pertamanya bersama AC Milan. Ia menyebut Serie A memiliki tingkat kesulitan tinggi, tetapi justru menikmati tantangan tersebut.

"Saya sangat menghormati kompetisi elite Italia. Saya segera menyadari betapa sulitnya sepak bola Italia, namun saya sangat menikmati tahun lalu dan berharap tahun ini bisa menjadi lebih baik lagi bagi saya maupun Milan," ucap Luka Modric.

Bagi Modric, daya saing menjadi salah satu alasan utama Serie A menarik untuk dimainkan. Banyaknya pertandingan derbi juga membuat kompetisi tersebut memiliki atmosfer tersendiri yang ia nikmati.

"Daya saing liga adalah hal terbaik dari kompetisi ini. Ada begitu banyak pertandingan derbi, dan menurut saya, itulah hal terbaik tentang Italia," tutur pemain yang pernah membela Tottenham itu.

Ikuti berita bola terbaru diSport Liputan6

Ruben Amorim Siapkan Perubahan Lawan Juventus, Christian Pulisic Bisa Comeback?

Ruben Amorim Bisa Ukir Rekor 68 Tahun Jika Bawa AC Milan Menang atas Juventus

Jersey Rafael Leao di Galatasaray Laku 50 Ribu Hanya dalam 3 Hari

Hasil BRI Super League: Bali United Kalahkan PSS Sleman 2-1 di Gianyar