Lionel Messi Didenda MLS, Kali Kedua Dapat Hukuman Finansial

Lionel Messi Didenda MLS, Kali Kedua Dapat Hukuman Finansial

KOMPAS.com– Lionel Messi dijatuhi denda oleh Major League Soccer (MLS) setelah melanggar kebijakan liga terkait tindakan menyentuh wajah, kepala, atau leher lawan.

KOMPAS.com– Lionel Messi dijatuhi denda oleh Major League Soccer (MLS) setelah melanggar kebijakan liga terkait tindakan menyentuh wajah, kepala, atau leher lawan.

Insiden tersebut terjadi saatInter Miamibermain imbang 2-2 melawan Philadelphia Union pada lagaMLS, Rabu (19/8/2026).

MLS tidak mengungkapkan nominal denda yang diberikan kepada Messi.

Dalam video yang beredar luas di media sosial, Messi terlihat terlibat adu mulut dengan penyerang Philadelphia Union, Quinn Sullivan, di tengah lapangan ketika permainan sedang berlangsung.

Baca juga:Lionel Messi Didenda MLS karena Tampar Pemain Lawan

Messi kemudian terlihat menyentuh atau menampar ringan wajah Sullivan sebelum keduanya dipisahkan wasit dan gelandang Inter Miami, Yannick Bright.

Permainan kemudian berlanjut dan Messi tidak mendapatkan kartu dari wasit atas insiden tersebut.

????????| JUST IN: Lionel Messi tapped Quinn Sullivan on the back of the neck before confronting him head-on.

This action will now be evaluated by the Disciplinary Committee.

[@Jarm21]pic.twitter.com/nKRRYjif2b

Denda ini menjadi kali kedua Messi mendapatkan hukuman finansial dari MLS sejak bergabung dengan kompetisi Amerika Serikat pada 2023.

Sebelumnya, Messi juga pernah didenda dengan nominal yang tidak diumumkan pada Februari 2025.

Kala itu, Messi terlibat perselisihan dengan asisten pelatih New York City FC, Medhi Ballouchy, setelah pertandingan. Messi menghampiri Ballouchy dan sempat memegang lehernya ketika keduanya terlibat cekcok singkat.

Sementara itu, insiden lain terjadi pada masa tambahan waktu babak kedua pertandingan Inter Miami melawan Philadelphia.

Baca juga:Pelatih Inter Miami Sebut Lionel Messi Mulai Tenang Usai Kepergian Sang Ayah

Penyerang Philadelphia, Cavan Sullivan, terlibat perselisihan dengan bek Inter Miami, Ian Fray. Yannick Bright kemudian ikut campur dalam situasi tersebut dan mendapat respons dari Cavan Sullivan.

Bright terlihat melakukan kontak dengan wajah pemain berusia 16 tahun tersebut. Keduanya kemudian langsung menerima kartu merah.

Namun, hukuman terhadap Cavan Sullivan akhirnya dicabut setelah panel peninjau independen MLS melakukan evaluasi.

Dalam pernyataan resmi MLS, panel tersebut dengan suara bulat memutuskan untuk membatalkan kartu merah, hukuman larangan bermain satu pertandingan, serta denda yang sebelumnya diberikan kepada Sullivan.

Dengan demikian, pemain yang baru bergabung dengan Manchester City tersebut dapat tampil ketika Philadelphia Union menghadapi Austin FC pada Sabtu.