KOMPAS.com -Mantan bek kanan Tottenham dan Timnas Inggris, Kieran Trippier mengungkap betapa sulitnya menghadapi Lionel Messi selama kariernya.
Kieran Trippiermemberikan komentar tentangLionel Messitak lama setelah laga Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026 lalu.
Pemain berusia 35 tahun itu mengenang saat dirinya menghadapi Lionel Messi yang dikenal sulit ditebak.
Baginya, menjaga Lionel Messi merupakan sebuah tantangan di luar permainan. La Pulga seperti bisa menghilang dalam sekejap mata.
Baca juga:Atletico Madrid Terkejut dengan Kabar Julian Alvarez dari Media Argentina
Bukan hanya itu, terkadang Lionel Messi seperti tak memiliki peran apapun karena lebih sering berjalan daripada berlari, namun di sana letak berbahayanya.
"Dia bisa berjalan selama 60 menit lalu mencetak hat-trick. Itulah keajaibannya, ” kata Trippier kepada The Guardian dikutip dari World Soccer Talk.
Baca juga:Norwegia Desak Gianni Infantino Mundur, Argentina dan Meksiko Beri Dukungan
Trippier yang pernah memperkuatAtletico Madridmengaku mendapat masukan dari Diego Simeone perihal menghentikan Lionel Messi.
Ide yang diberikan Simeone rupanya dinilai berhasil oleh Trippier yang selama tiga musim memperkuat Atletico Madrid tersebut.
"Saya sudah berkali-kali berada dalam situasi itu bersama Simeone; saya bisa menyebutkan 30 pertandingan di mana dia melakukannya dan kami berhasil melewatinya. Itu tipikal Simeone."
Baca juga:Manchester City Pulangkan Kiper Argentina Geronimo Rulli dari Marseille
Ia memberikan pujian kepada taktik Simeone yang beberapa kali mampu menetralisir kapten Timnas Argentina tersebut.
"Dia ahli dalam trik dan memenangkan pertandingan. Kami melawan salah satu pemain terbaik dalam sejarah yang bisa mengubah segalanya dalam dua detik,” kata Trippier.
Sebelum ke Atletico Madrid, Trippier sempat membela Tottenham pada 2015-2019.
Pertemuan pertamanya dengan Messi terjadi pada babak fase grup Liga Champions 2018-2019 di Wembley saat Tottenham kalah 2-4 dariBarcelona.
Pada saat itu, Trippier dibuat tak berkutik oleh Messi yang sukses mengemas dua gol pada laga itu.
Baca juga:Presiden AFA Tak Mau Desak Messi Pensiun dari Timnas Argentina
Setelah laga itu, garis nasib seperti mempertemukan Trippier dan Messi kembali di La Liga.
Trippier memutuskan menerima pinangan Atletico Madrid dan saat itulah ia cukup sering menghadapi Messi bersama Barcelona.
Performanya bersama Atletico Madrid terbilang cemerlang hingga ia menjadi andalan di sektor kanan pertahanan Timnas Inggris.
Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautanhttps://bit.ly/BantuWargaNTT