"Itu adalah hasil dari kecurangan"
Roy Keane mengatakan bahwa seandainya ia menjadi salah satu pemain Manchester City, ia akan membuang medali-medali yang diraihnya bersama tim tersebut "ke tempat sampah", menyusul keputusan Liga Primer Inggris yang menyatakan klub itu bersalah atas pelanggaran lebih dari 100 aturan finansial.
Liga Primer Inggris memastikan pada hari Selasa bahwa Manchester City terbukti bersalah menggelembungkan pendapatan komersial klub sebesar 830 juta pound sterling (1,08 miliar dolar) selama periode antara tahun 2009 dan 2018.
Richard Masters, Kepala Eksekutif Liga Primer Inggris, mengatakan bahwa klub itu "melanggar aturan Liga Primer Inggris secara sistematis selama hampir satu dekade penuh".
Keane, legenda Manchester United, menolak gagasan untuk menyimpan satu pun medali yang akan diraihnya seandainya ia menjadi pemain City selama periode tersebut. Keane mengatakan dalam pernyataan kepada jaringan ITV Sport: "Seandainya saya seorang pemain, saya akan membuang medali-medali ini 100% ke tempat sampah. Tentu saja saya akan melakukannya, ini kecurangan."
Ia menambahkan: "Mereka memenangkannya di dalam lapangan karena kecurangan itu terjadi."
Ia melanjutkan: "Mereka tahu bahwa hal itu akan menyakiti banyak orang, tetapi mereka tetap melakukannya."
Manchester City membantah telah melakukan pelanggaran apa pun, dan menyatakan bahwa mereka "terkejut" dengan keputusan tersebut, sementara klub itu memiliki batas waktu hingga Jumat 2 Oktober untuk mengajukan banding atas putusan tersebut.
Selama periode antara tahun 2009 dan 2018, Manchester City meraih tiga gelar Liga Primer Inggris, ditambah Piala FA dan tiga gelar Piala Liga Inggris.
Dalam pesan video kepada para karyawan klub, Ferran Soriano, Kepala Eksekutif Manchester City, mengatakan bahwa keputusan itu merupakan hasil dari "teori konspirasi dari pihak Liga Primer Inggris".
Ia menambahkan: "Hal ini telah berlangsung dalam waktu yang lama, karena itu penting untuk mengingatkan diri kita sendiri bahwa seluruh perkara Liga Primer Inggris melawan kami didasarkan pada satu tuduhan palsu; yaitu bahwa uang pribadi pemilik klub entah bagaimana dialihkan secara rahasia ke klub melalui beberapa sponsor dari Abu Dhabi."