Real Madridmengeluhkan kepemimpinan wasit usai kalah dariAtletico Madrid. LegendaBarcelonaCarles Rexachjustru punya pendapat berbeda soal itu.
Kontroversi mewarnai kekalahan Real Madrid 1-2 dari Atletico dalam laga Liga Spanyol akhir pekan lalu.Los Blancosmenuding wasit Ortiz Arias berat sebelah di pertandingan ini.
Ortiz Arias memberi kartu merah kepada Dean Huijsen atas pelanggaran di kotak penalti Real Madrid. Di sisi lain, 2 pemain Atletico Cristian Romero dan Lee Kang-in lolos dari hukuman meski melakukan tekel keras.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelatih Real Madrid Jose Mourinho membawa gambar pelanggaran Romero dan Lee saat sesi jumpa pers selepas pertandingan.The Special Onemenyebut wasit Ortiz Arias tak punya pengalaman memimpin laga-laga besar.
Real Madrid turut memberikan pernyataan resmi.Los Merenguesmengklaim hasil pertandingan dipengaruhi keputusan wasit Ortiz Arias yang berat sebelah.
Keluhan Real Madrid soal wasit ditanggapi sinis Carles Rexach. Eks pemain dan pelatih Barcelona ini justru menudingLos Blancossudah sejak lama mendapat keuntungan dari wasit.
ð Carles Rexach diu que el Madrid és "l'equip que ha sortit més beneficiat" pels arbitratges en l'à mbit europeuð£ï¸ "A l'època que jugava sempre sortÃem escaldats"â¶ï¸ Recupera l'entrevista de@GemmaNierga,@PituAbril2,@CarmeBarceloi@patriciamases:https://t.co/1xnYTr3fq4pic.twitter.com/QkFqczZDgg
"Sepanjang sejarah, tim yang paling diuntungkan, tidak hanya di Spanyol tetapi juga di Eropa, adalah Real Madrid. Selama saya bermain, kami selalu pulang dengan kekalahan," kata Rexach dalam wawancara dengan program 'El Cafe d'idees', dikutip dariMundo Deportivo.
Carles Rexach membawa Barcelona jadi kampiun LaLiga 197/1974 semasa jadi pemain. Dia menjadi pelatih interim pada periode 1990-an dan mengantarkanLos Culesjuara Liga Spanyol 1990/1991.