Pertandingan antara Barcelona dan Sevilla, yang berlangsung di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan dalam laga pekan ketujuh Liga Spanyol, diwarnai perselisihan kecil antara Lamine Yamal dan pemain klub Andalusia tersebut, Kochorashvili, di tengah atmosfer suporter yang panas.
Insiden itu terjadi setelah tembakan Lamine Yamal melambung di atas mistar gawang, di mana pemain Barcelona itu merespons suporter Sevilla dengan isyarat "lagi.. lagi", sebagai sindiran atas cemoohan yang terus mereka lontarkan kepadanya.
Kochorashvili pun bereaksi menghadapi Yamal, dan terjadi percakapan singkat penuh ketegangan antara kedua pemain, sebelum perselisihan itu berakhir dengan cepat tanpa perkembangan lebih lanjut.
Setelah insiden tersebut, reaksi suporter Sevilla terhadap Yamal semakin meningkat, di mana mereka melontarkan cemoohan setiap kali pemain Spanyol itu menyentuh bola, sebuah pemandangan yang mencerminkan ketegangan yang menyelimuti pertandingan.
Atmosfer ini muncul dalam pertandingan yang penuh persaingan dan menegangkan sejak awal, setelah Sevilla unggul di kandangnya, sebelum Barcelona menyamakan kedudukan melalui Raphinha, yang melanjutkan ketajamannya di lini serang dan mencapai 10 gol dalam 7 pekan pertama Liga Spanyol.