Suara.com -Joey Pelupessymerasakan langsung besarnya perhatian publik setelah membantuTimnas Indonesiamenjuarai ASEAN Cup 2026.
Mantan gelandang Heracles Almelo dan FC Groningen itu mengaku popularitasnya meningkat drastis hingga sulit berjalan di tempat umum tanpa dikenali masyarakat Indonesia.
Pelupessy menjadi salah satu pemain penting dalam perjalanan Indonesia meraih gelar juara.
Dalam partai final melawan Thailand, Tim Merah Putih akhirnya memastikan kemenangan melalui adu penalti setelah kedua tim bermain imbang hingga waktu normal dan perpanjangan waktu.
Kepada media Belgia, Het Belang van Limburg, Pelupessy menceritakan atmosfer luar biasa yang menyertai keberhasilan tersebut.
Pelupessy mengaku masih terkesan dengan dukungan suporter Indonesia yang memenuhi stadion saat pertandingan final.
“Suara dari tribun sangat memekakkan telinga,” kata Pelupessy saat mengenang kemenangan tersebut.
Sempat Mendapat Pengawalan Polisi Usai Juara
Setelah memastikan gelar juara, Pelupessy harus segera kembali ke Lommel, Belgia, untuk melanjutkan kompetisi bersama klubnya.
Kepulangannya sudah dijadwalkan sebelumnya sehingga ia tidak bisa berlama-lama menikmati perayaan bersama rekan-rekannya di Indonesia.
Pelupessy mengungkapkan, perayaan berakhir sekitar pukul 23.30 waktu setempat.
Pelupessy kemudian mendapat fasilitas taksi dengan pengawalan polisi untuk menuju bandara agar tidak terlambat mengejar penerbangan pukul 01.00.
Di bandara, ia bahkan diizinkan melewati proses keberangkatan dengan cepat agar bisa mengejar jadwal penerbangan.
Dalam perjalanan menggunakan pesawat, Pelupessy mulai menyadari betapa pentingnya pencapaian yang baru diraihnya bersama Timnas Indonesia.
“Di pesawat, saya punya waktu untuk memikirkannya. Saat itulah saya menyadari bahwa kami telah menorehkan sejarah,” ujarnya.