Krisis tak terduga mengancam Raja Casablanca jelang laga kontra Valencia

Krisis tak terduga mengancam Raja Casablanca jelang laga kontra Valencia

Tes Nasreddine Nabi terancam gagal

Tes Nasreddine Nabi terancam gagal

Pelatih Raja, Nasreddine Nabil asal Tunisia, mendapat pukulan tak terduga beberapa hari menjelang laga uji coba yang dinanti melawan klub Spanyol, Valencia, setelah perjalanan tim hijau ke Spanyol terancam batal akibat keterlambatan penerbitan visa perjalanan bagi para pemain serta anggota staf teknis dan administrasi.

Menurutsitus"Le360 Sport"Maroko, manajemen Raja tengah berpacu dengan waktu dalam beberapa jam ini untuk mencari solusi cepat atas krisis tersebut, mengingat prosedur administrasi terkait perolehan visa belum rampung. Hal ini membuat program persiapan tim menghadapi ujian mendadak.

Sebelumnya, Raja telah menjadwalkan keberangkatan rombongan tim ke Spanyol pada hari Kamis mendatang, guna menjalani pertandingan persahabatan melawan Valencia, sebagai bagian dari tahap kedua persiapan menghadapi musim olahraga baru.

Namun, prosedur terkait perolehan visa perjalanan hingga saat ini belum rampung, yang mengancam pembatalan perjalanan secara keseluruhan, dan dengan demikian mencoret laga melawan Valencia dari program persiapan tim, jika rombongan tidak dapat memperoleh dokumen yang diperlukan pada waktu yang ditentukan.

Manajemen Raja berharap dapat memperoleh visa dalam beberapa jam ke depan, sehingga tim dapat memenuhi jadwal keberangkatan yang telah ditentukan, dan menjalani pertandingan yang dinilai sangat penting oleh staf teknis, mengingat laga tersebut merupakan ujian berat menghadapi lawan asal Eropa dengan level tinggi.

Krisis visa ini datang di waktu yang sensitif bagi Nasreddine Nabil, yang terus memberikan sentuhan akhir pada persiapan Raja menghadapi musim baru, dan berupaya memanfaatkan seluruh pertandingan persahabatan yang telah dijadwalkan untuk mengukur tingkat kesiapan para pemainnya.

Laga melawan Valencia merupakan kesempatan penting bagi pelatih Tunisia tersebut untuk menguji timnya menghadapi klub Eropa yang kuat, terutama dengan upayanya mencapai keselarasan sebesar mungkin antara elemen lama dan baru sebelum kompetisi resmi dimulai.

Pembatalan perjalanan ke Spanyol berpotensi mengacaukan perhitungan Nabil, terlebih laga ini termasuk dalam tahap kedua program persiapan, yang seharusnya menyaksikan peningkatan level persaingan dan menguji tim menghadapi lawan-lawan yang lebih kuat.

Di saat Raja menghadapi krisis visa, persiapan tim terus berlangsung secara normal di dalam kompleks klub, di mana tim akan menjalani pertandingan persahabatan pertamanya dalam program persiapan pada hari Selasa mendatang, ketika menghadapi tim Es-Sokhour Es-Souda.

Laga ini diharapkan memberi Nasreddine Nabil kesempatan pertama untuk menilai kesiapan para pemainnya, sekaligus mengetahui sejauh mana keselarasan elemen-elemen baru dengan tim, sebelum beralih ke tahap persiapan yang lebih berat.

Pelatih Tunisia tersebut akan berupaya memanfaatkan pertandingan itu untuk mencoba sejumlah opsi teknis dan taktis, serta mengetahui sejauh mana respons para pemain terhadap arahannya, terutama di tengah perubahan yang dialami skuad tim selama periode bursa transfer musim panas.

Sebelumnya, Raja telah bergerak selama bursa transfer musim panas untuk memperkuat skuadnya, setelah mengontrak Ishaq Zeydani, Chamseddine Kenidil, dan Younes Dahmani, dalam rangka upaya manajemen klub mempersiapkan tim menghadapi musim baru.

Meski dengan sejumlah kontrak tersebut, Nasreddine Nabil masih menuntut manajemen Raja untuk merampungkan transaksi tambahan, setelah memberi tahu para pejabat klub akan kebutuhannya untuk memperkuat sejumlah posisi, di tengah ambisi tim untuk bersaing dengan kuat pada musim mendatang.

Pelatih Tunisia itu berharap manajemen berhasil memenuhi kebutuhan tim sebelum bursa transfer ditutup, sehingga memasuki musim baru dengan skuad yang mampu menjalankan ide-idenya dan meraih target yang dicita-citakan klub.