Kozo Tashima Maju Tantang Infantino di Pemilihan Presiden FIFA

Kozo Tashima Maju Tantang Infantino di Pemilihan Presiden FIFA

Presiden kehormatan Asosiasi Sepakbola Jepang (JFA),Kozo Tashima, berniat maju dalam pemilihan Presiden FIFA. Ini sekaligus menjadi tantangan untukGianni Infantinoselaku petahanan.

Presiden kehormatan Asosiasi Sepakbola Jepang (JFA),Kozo Tashima, berniat maju dalam pemilihan Presiden FIFA. Ini sekaligus menjadi tantangan untukGianni Infantinoselaku petahanan.

Tashima, 68 tahun, sebelumnya pernah menjadi Presiden JFA pada periode 2016-2024. Dia kini berambisi menantang Gianni Infantino yang berupaya mempertahankan jabatannya sebagai Presiden FIFA untuk periode keempat.

JFA telah memberikan dukungan kepada Tashima. Ini bisa menjadikan Tashima sebagai kandidat pertama asal Jepang yang berupaya menduduki posisi tertinggi dalam sepakbola dunia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Keputusan ini merupakan tantangan besar untuk ikut berkontribusi dalam memajukan sepakbola dunia dengan memanfaatkan pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki," kata Presiden JFA, Tsuneyasu Miyamoto, yang dikutip dari BBC.

"Kami juga percaya bahwa langkah ini menjadi kesempatan untuk menunjukkan kepada dunia nilai-nilai dan sikap yang selama ini dijunjung tinggi oleh sepakbola Jepang," sambungnya.

Meski telah menyatakan niatnya, Tashima masih harus memenuhi persyaratan pencalonan dengan mendapatkan dukungan minimal lima asosiasi anggota FIFA sebelum batas waktu 18 November 2026. Tashima menjadi kandidat kedua yang menyatakan niat menantang Infantino setelah mantan bek Tottenham Hotspur, Ramon Vega.

"Saya percaya bahwa penting untuk menyampaikan kepada dunia sepakbola tentang nilai-nilai integritas, kejujuran, dan standar moral yang tinggi selama ini dijaga dan dibangun oleh sepakbola Jepang," kata Tashima.

"Saya memutuskan untuk maju dalam pemilihan Presiden FIFA agar dapat memperkenalkan nilai-nilai tersebut kepada dunia sekaligus berkontribusi menciptakan masa depan sepakbola yang lebih baik."

"Saya akan menghadapi tantangan ini dengan tekad kuat, memanfaatkan pengalaman yang telah saya kumpulkan selama ini, serta berkontribusi bagi perkembangan sepakbola dunia," tegasnya.

Pemilihan Presiden FIFA dijadwalkan berlangsung pada Maret 2027 di Rabat, Maroko. Sebanyak 211 asosiasi anggota FIFA memiliki hak suara dalam menentukan pemimpin organisasi sepakbola dunia tersebut.

Foto artikel Foto artikel