Penderitaan Al-Taawoun Kian Bertambah
Komite Disiplin dan Etika Federasi Sepak Bola Arab Saudi menutup polemik seputar nyanyian yang menghina pemain tengah Al Hilal asal Portugal, Ruben Neves, selama laga melawan Al Taawoun, setelah mengeluarkan keputusan tegas terhadap klub tersebut terkait ulah sebagian suporternya.
Baca juga:"Menyedihkan": Suporter Al Nassr mengejutkan Ronaldo dan menuntut kepala Postecoglou
Anda dapat mendiskusikan topik dan berita ini secara lebih mendalam di forum "Kooora"
Komite Disiplin dan Etikamengumumkan denda sebesar 100 ribu riyal kepada klub Al Taawoun, yang harus dibayarkan ke rekening Federasi Sepak Bola Arab Saudi, di samping penjatuhan sanksi lain berupa larangan bagi tim untuk didampingi suporternya dalam dua pertandingan kandang berturut-turut.
Keputusan itu diambil terkait nyanyian yang dilontarkan sekelompok suporter Al Taawoun kepada Neves selama pertandingan, yang di dalamnya memanfaatkan kematian rekan senegara sekaligus sahabatnya, Diogo Jota, dalam sebuah insiden yang memicu kemarahan luas di kalangan olahraga Arab Saudi maupun di luarnya.
Komite tidak berhenti pada sanksi finansial saja, karena memutuskan melarang Al Taawoun didampingi suporternya dalam dua pertandingan kandang berturut-turut, sehingga tribun akan kosong dalam dua laga mendatang, sebagai pesan yang jelas menentang pemanfaatan tragedi pribadi dalam kompetisi olahraga.
Sebelumnya, Al Hilal telah mengajukan pengaduan resmi kepada Federasi Sepak Bola Arab Saudi setelah insiden itu, sementara Al Taawoun mengeluarkan pernyataan yang menegaskan penolakan tegas mereka terhadap nyanyian yang menghina tersebut, seraya menekankan bahwa itu merupakan tindakan individu yang tidak mewakili klub atau suporternya, sekaligus menyatakan kesiapan mereka untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan terhadap pihak yang bertanggung jawab.
Komite Disiplin dan Etika menegaskan bahwa keputusan yang dijatuhkan terhadap Al Taawoun tidak dapat diajukan banding, sehingga sanksi tersebut berlaku secara final, dalam sebuah langkah yang mengakhiri kontroversi yang menyertai insiden itu dan menghentikan polemik nyanyian yang menuai kemarahan besar karena berkaitan dengan kesedihan Neves atas kematian Jota.