Komisi Anti-Kekerasan Spanyol mengusulkan denda €60.001 dan larangan masuk stadion selama dua tahun bagi YouTuber Inaki Angulo atas hinaan homofobik terhadap Hector Bellerin

Komisi Anti-Kekerasan Spanyol mengusulkan denda €60.001 dan larangan masuk stadion selama dua tahun bagi YouTuber Inaki Angulo atas hinaan homofobik terhadap Hector Bellerin

Komisi Negara Spanyol untuk Penanggulangan Kekerasan, Rasisme, Xenofobia, dan Intoleransi dalam Olahraga mengusulkan denda €60.001 serta larangan memasuki stadion selama dua tahun bagi YouTuber Inaki Angulo. Rekomendasi sanksi itu menyusul siaran daring ketika kreator konten tersebut melontarkan hin

Komisi Negara Spanyol untuk Penanggulangan Kekerasan, Rasisme, Xenofobia, dan Intoleransi dalam Olahraga mengusulkan denda €60.001 serta larangan memasuki stadion selama dua tahun bagi YouTuber Inaki Angulo. Rekomendasi sanksi itu menyusul siaran daring ketika kreator konten tersebut melontarkan hinaan homofobik kepada bek Real Betis, Hector Bellerin.

Usulan hukuman yang diumumkan pada Selasa itu berawal dari pernyataan Angulo dalam siaran internet yang membahas pertandingan Betis melawan Real Madrid pada 4 September. Saat menganalisis duel bek sayap tersebut dengan winger Brasil Vinicius Junior, komentator itu beralih dari pembahasan sepakbola ke serangan pribadi terhadap sang pemain. Bellerin dan klubnya kemudian mengambil langkah resmi untuk meminta pertanggungjawaban penyiar tersebut.

Dalam siaran setelah pertandingan,Angulo mengejek penampilan dan selera pribadi sang beksebelum melontarkan hinaan terkait orientasi seksualnya: "Ada orang ini hari ini yang mengecat kukunya, hanya membaca buku karya perempuan, mungkin seorang b*nci yang menyembunyikan identitasnya, orang kiri, yang memilih sosialis. Saya tidak akan menyebut namanya. Dan 'mereka', mari kita sebut dia 'mereka' supaya dia senang, 'mereka' menghentikan Vinicius sendirian.

"Orang yang mengecat kukunya itu, yang menginginkan orang Moor ada di mana-mana kecuali di rumahnya sendiri, yang hanya membaca buku karya perempuan, dan sebagainya. Dan, saya ulangi, mengecat kukunya. Orang yang sama itu, tiga tahun lalu, Vinicius turun dari bus tim, membuatnya mendapat kartu kuning yang seharusnya tidak diberikan, mendapatkan penalti, dan menghabisinya."

Komite Tetap kemudian mengusulkan "denda sebesar €60.001 dan larangan memasuki tempat penyelenggaraan olahraga selama 24 bulan bagi kreator konten media digital Inaki Angulo (meski namanya tidak disebutkan secara eksplisit dalam laporan), yang dalam sebuah penampilan yang disiarkan melalui media sosial berulang kali melontarkan pernyataan merendahkan dan hinaan homofobik berat yang jelas ditujukan kepada salah satu pemain tuan rumah selama pertandingan (Hector Bellerin, yang namanya juga tidak dicantumkan dalam rilis resmi)."

MenurutEuropa Press, Bellerin juga mengajukan laporan pidana atas dugaan kejahatan kebencian dan pencemaran nama baik berat yang dilakukan secara terbuka, sementara Betis mengajukan permohonan kepada badan pengawas berdasarkan Pasal 23.1 c) Undang-Undang 19/2007. Berdasarkan Pasal 24, penyebaran konten intoleran atau penghinaan terang-terangan melalui teknologi yang terkait dengan olahraga merupakan pelanggaran sangat berat dengan ancaman denda mulai dari €60.000,01 hingga €650.000.

Usulan komisi tersebut belum merupakan sanksi final dan terlebih dahulu harus melalui proses administratif standar di Spanyol. Selain proses disipliner itu, Angulo harus menghadapi proses pengadilan menyusul gugatan resmi sang bek. Kasus ini kini akan menjadi tolok ukur bagi cara otoritas Spanyol menangani pelecehan daring yang ditujukan kepada pesepakbola.

Pandit Man United di GOAL ID sejak 2013dan pengalamannya membentang dari ESPN Star Sports, Fox Sports hingga FIFA. Sesekali terjun ke lapangan mencatat live score pertandingan Indonesia Super League - yang datanya tampil real time di Google Live Feed dan banyak platform.

Lahir di Yogyakarta,PSIM adalah cinta pertama Adhe. Uniknya, takdir profesional justru membawanya meliput rival PSS selama bertahun-tahun. Kini, lingkaran itu terasa lengkap. Adhe berkesempatan kembali ke akar dan meliput tim masa kecilnya di kasta tertinggi.

Kenangan sepak bola favorit Adhe adalah meliput langsung pertandingan Indonesia melawan Belandadi GBK pada 2013, juga secara random bertemu Radja Nainggolan di tribun Stadion Sultan Agung, Bantul saat eks Inter tersebut bermain untuk Bhayangkara FC.

Bidang keahlian Adhe setelah belasan tahun dan ribuan pertandingan di sepak bola:

XI Sepanjang Masa Adhe (4-1-2-3)

Edwin van der Sar; Dani Alves, Paolo Maldini, Nemanja Vidic, Roberto Carlos; Roy Keane; Xavi, Paul Scholes; Lionel Messi, Ruud van Nistelrooy, Cristiano Ronaldo.