Suara.com -Ribuan suporterRayo Vallecanoturun ke jalan di kawasan Vallecas, Madrid, Spanyol, untuk memprotes pengelolaan klub di bawah kepemimpinan presiden Raúl Martín Presa.
Suporter klub Rayo menuntut Presa mundur dan meminta Rayo kembali bermain di stadion kebanggaannya.
Dikutip dari laporan 20minutos, bergerak dari Gedung Majelis Madrid menuju Stadion Vallecas sambil menyuarakan penolakan terhadap jajaran manajemen klub.
Sekitar 3.000 suporter disebut mengikuti demonstrasi tersebut.
Di sepanjang perjalanan, terdengar berbagai nyanyian yang mendesak Martín Presa meninggalkan klub.
“Presa, márchate” atau “Presa, pergilah” menjadi salah satu seruan yang berulang kali diteriakkan suporter.
Suporter juga menyanyikan, “No queremos ver cómo hundes al Rayo” yang berarti mereka tidak ingin melihat Rayo semakin terpuruk.
Suporter Tolak Rayo Bermain di Leganés
Kemarahan suporter tidak hanya berkaitan dengan kepemimpinan Martín Presa.
Suporter juga memprotes kondisi Stadion Vallecas yang membuat Rayo harus menjalani pertandingan kandang di luar markasnya.
Selama lebih dari satu bulan, Rayo Vallecano kehilangan hak penggunaan stadion tersebut.
Akibatnya, pertandingan menghadapi Racing Santander kembali harus digelar di Stadion Butarque, Leganes.
Situasi itu membuat sebagian besar suporter memilih tidak datang ke stadion sebagai bentuk protes.
Sebelumnya, ketika Rayo menghadapi Alaves pada 20 Agustus, hanya sekitar 1.000 hingga 2.000 penonton yang hadir di antara lebih dari 12.000 pemegang tiket musiman klub.
Rayo Vallecano baru saja merekrut kiperTimnas Indonesia,Emil Auderodengan status pinjaman dari Como 1907.
Pada laga akhir pekan lalu melawan Racing Santander, Emil Audero belum diberikan kesempata untuk menjalani debut.
Pada laga itu, Rayo berhasil meraih kemenangan dramatis 3-2 tas Racing. Besar kemungkinan, Emil Audero bakal jalani debut saat Rayo bertandang ke markas Real Madrid, Santiago Bernabeu pada akhir pekan depan.