Dari Pewaris Busquets hingga Penambal Absennya De Jong: Akankah Bintang Spanyol Ini Mengenakan Jersey Blaugrana?
Barcelona pernah mencoba mendatangkan Rodri, bintang Manchester City saat ini, sekitar 9 tahun lalu, ketika sang pemain berada di awal karirnya bersama Villarreal, dalam sebuah peristiwa yang terjadi pada 2017.
Pengungkapan detail ini muncul di saat nama Rodri kembali mencuat di bursa transfer, setelah Barcelona ikut masuk dalam negosiasi dengan sang pemain, yang beberapa jam sebelumnya tampak dekat dengan kepindahan ke rival abadi, Real Madrid.
Langkah Barcelona ini diambil sebagai upaya menutupi absennya sang gelandang asal Belanda, Frenkie de Jong, yang tengah memulihkan diri dari cedera.
Menurut surat kabar Spanyol "Mundo Deportivo", Barcelona telah memasukkan Rodri, yang saat itu berusia 21 tahun, ke dalam daftar opsi mereka untuk menggantikan Sergio Busquets di masa depan, namun klub Catalan itu bergerak terlambat, setelah sang pemain sudah melangkah jauh menuju kepulangannya ke Atletico Madrid.
Kisah ini berawal pada Desember 2017, saat Rodri menjadi pemain di skuad Villarreal, setelah menapaki jenjang usia muda Atletico Madrid, dan mulai menarik perhatian berkat penampilannya bersama tim Spanyol tersebut dan timnas Spanyol U-21.
Barcelona sudah mengamati sang pemain sejak beberapa waktu, dan melihatnya sebagai gelandang yang mampu menjadi penerus Sergio Busquets di masa depan, sebelum klub itu mulai bergerak untuk menanyakan kemungkinan mendatangkannya.
Namun ketika Barcelona menjalin kontak serius terkait sang pemain, Rodri sudah memberikan persetujuan awalnya untuk kembali ke Atletico Madrid, dalam sebuah kesepakatan yang baru diumumkan secara resmi pada Mei 2018.
Agen Rodri akhiri polemik Madrid dan Barcelona: Sang pemain telah memilih klub ini
Rodri telah memperpanjang kontraknya dengan Villarreal hingga Juni 2022, dengan menaikkan nilai klausul pelepasannya dari 12 juta euro menjadi 25 juta.
Surat kabar Spanyol itu menyebutkan bahwa keputusan Villarreal untuk menaikkan nilai klausul pelepasan diambil karena kesadaran klub akan adanya ketertarikan dari beberapa klub terhadap sang pemain, termasuk Barcelona, yang memberi mereka peluang lebih besar untuk memperoleh imbalan finansial yang tinggi saat ia hengkang.
Pada akhirnya, Rodri pindah ke Atletico Madrid dengan nilai 25 juta euro, terdiri dari 20 juta euro tetap, ditambah 5 juta lainnya sebagai variabel dan bonus.
Tak lama berselang sebelum Rodri melangkah baru dalam karirnya, setelah Manchester City membayar nilai klausul pelepasan dalam kontraknya dengan Atletico Madrid, yang mencapai 70 juta euro, pada musim panas 2019.
Sejak saat itu, Rodri menjadi salah satu pilar utama tim Inggris tersebut, sebelum mencapai puncak karirnya dengan meraih Ballon d'Or pada 2024, di samping keberhasilannya bersama timnas Spanyol menjuarai Piala Eropa.
Kontrak Rodri dengan Manchester City menyisakan satu tahun, di tengah keinginan Barcelona untuk menuntaskan transfer ini, setelah sang pemain sempat dekat dengan kepindahan ke Real Madrid sebelum klub Catalan itu masuk dengan kuat dalam negosiasi.
Jika kesepakatan ini rampung dan Rodri pindah ke Barcelona, maka klub Catalan itu akan menutup sebuah lingkaran yang bermula sekitar 9 tahun lalu, ketika mereka mencoba mendatangkan pemain yang sama untuk menggantikan Busquets, tetapi saat itu mereka bergerak setelah semuanya terlambat.