Federasi Sepak Bola Bulgaria (BFU) menjatuhkan skorsing dua tahun kepada Alexander Stoyanov. Kiper berusia 15 tahun dari tim junior klub divisi dua Bulgaria, Lokomotiv Gorna Oryahovitsa, itu menganiaya wasit Vladimir Velev secara brutal dan dijatuhi hukuman terberat yang dapat diberikan kepada seseorang seusianya.
Rekaman memperlihatkan Stoyanov bertindak kelewat batas sesaat setelah pertandingan melawan Sofia Club Nacional berakhir. Ia menendang punggung Velev dari belakang, lalu beberapa kali memukul kepala sang wasit. Stoyanov kembali menendang punggung Velev sebelum ditarik menjauh oleh seorang rekan setimnya.
Lokomotiv, yang kalah 3-0, marah atas sejumlah keputusan Velev yang mereka anggap keliru. Mereka terutama tidak terima karena tidak mendapat penalti, sementara pelatih kepala Marin Baychev diusir dengan kartu merah. Setelah peluit akhir berbunyi, Stoyanov kehilangan kendali dan menyerbu Velev.
Asosiasi Wasit Bulgaria bereaksi dengan kemarahan dan menuntut Stoyanov diskors seumur hidup. Media Bulgaria menulis bahwa peluang dijatuhkannya skorsing seumur hidup cukup besar, meski BFU memiliki batasan dalam menjatuhkan sanksi disiplin kepada seseorang yang berusia 15 tahun.
Skorsing seumur hidup akhirnya tidak dijatuhkan. Namun, hukuman dua tahun yang diterima Stoyanov tetap merupakan sanksi terberat yang dimungkinkan. Selain itu, asisten pelatih Lokomotiv dijatuhi skorsing dua pertandingan dan denda 387,50 euro karena "penggunaan bahasa yang menghina".
Rekan setim Stoyanov, Svilen Veselinov dan Stefan Chukurliev, yang juga menerima kartu merah karena keterlibatan mereka dalam keributan setelah tindakan kekerasan tersebut, masing-masing diskors dua pertandingan.