Marc ter Stegen mengalami Sabtu malam yang mengecewakan bersama Ajax, yang gagal menaklukkan Excelsior (2-2). Sang kiper kini bisa sepenuhnya fokus pada comeback-nya bersama Jerman, yang lima hari lagi akan menghadapi Belanda di Johan Cruijff ArenA yang "miliknya". Ter Stegen sangat senang karena setelah lebih dari setahun ia akhirnya bisa kembali ke tim nasional.
"Ini sangat berarti bagi saya," kata Ter Stegen dengan senyum lebar soal comeback-nya. "Ya, sangat berarti. Saya sudah menderita dalam prosesnya. Saya selalu berusaha melakukan yang terbaik, menunjukkan versi terbaik saya, dan saya senang bisa menjalani comeback. Bagi setiap anak yang bermain sepak bola, bermain untuk negaranya adalah sebuah impian."
"Terlebih lagi setelah dua tahun terakhir, ketika saya tidak selalu bisa bermain. Cara orang-orang memperlakukan saya di Jerman juga sangat berarti bagi saya," ujar Ter Stegen, yang antara lain berterima kasih kepada pelatih tim nasional Jürgen Klopp.
Berbeda dengan Ter Stegen, Thilo Kehrer dan Julian Brandt tidak dipanggil dalam skuad 44 pemain pilihan Klopp. Khususnya absennya Brandt cukup menonjol. "Julemelakukan pekerjaan yang luar biasa," puji Ter Stegen kepada rekan setimnya. "Tapi saya tidak menentukannya, sama sekali tidak."
"Saya pikir Jürgen Klopp menganalisis semua pemain secara detail. Sekarang kami juga punya grup yang cukup besar. Dia tahu di mana bisa menemukannya.Juletampil luar biasa."
"Jika dia bisa mempertahankan ini... Tentu saja Jürgen Klopp harus selalu mencari pemain-pemain terbaik.Juleadalah pembeda bagi kami," kata Ter Stegen, yang setelah duel melawan Belanda juga akan bersiap untuk laga kandang kontra Yunani di Augsburg (27 September).