Trent Alexander-Arnold dikabarkan tidak tertarik kembali ke Liverpool, meski ia jarang bermain di Real Madrid.
Hal itu disampaikan pakar transfer asal Spanyol Guillem Balague kepadaTeamtalk. Sebelumnya, muncul laporan bahwa pemain timnas Inggris itu diduga sedang mempertimbangkan kembali masa depannya dalam sepakbola dan sejumlah klub tertarik merekrutnya, termasuk mantan klubnya, Liverpool FC, yang ia tinggalkan dengan status bebas transfer pada musim panas 2025, meski keputusan itu tidak disambut gembira oleh para suporter.
"Saat ini ia berpikir, 'Oke, sekarang belum waktuku, tetapi waktuku akan tiba. Aku sedang mempersiapkan diri untuk itu,'" jelas Balague mengenai situasi Alexander-Arnold. "Ada dua pemain lain di depannya untuk posisi itu, dan Eder Militao juga sempat dimainkan sebagai bek kanan melawan Sevilla. Jadi, apakah ia pilihan keempat? Yang pasti, ia hanya pilihan ketiga," tambahnya.
Akibat cedera, Alexander-Arnold sudah mengalami kesulitan bersama Real Madrid pada musim lalu dan berbagi waktu bermain dengan Fede Valverde serta Dani Carvajal. Setelah kepergian Carvajal, Real mendatangkan Denzel Dumfries, bek sayap papan atas lainnya dari Inter Milan. Namun, pelatih baru Madrid Jose Mourinho tidak memilih Dumfries maupun Alexander-Arnold, antara lain saat Clasico di markas FC Barcelona. Ia justru memainkan Fede Valverde, yang posisi aslinya adalah gelandang, di posisi tersebut.
"Namun, ia tidak patah semangat. Mourinho mengatakan kepadanya agar terus berusaha dan bahwa ia akan mendapatkan kesempatan," ungkap Balague. "Ia ingin membuktikan diri di Real Madrid, karena itu ia tidak berniat meninggalkan klub," demikian kesimpulan pakar transfer tersebut.
Kontrak Alexander-Arnold di Real masih berlaku hingga 2031. Musim ini, ia baru bermain selama 345 menit di semua kompetisi untuk klubnya. Ia telah mencatatkan 36 penampilan bersama timnas Inggris, tetapi tidak dipanggil pelatih timnas Thomas Tuchel untuk Piala Dunia pada musim panas lalu.