Jose Mourinho mengadopsi metode Luis Enrique di PSG untuk mengatur rotasi dan menjaga kebugaran pemain Real Madrid sepanjang musim.
Liputan6.com, Jakarta -Jose Mourinhomulai menerapkan pendekatan baru dalam mengelola skuadReal Madrid. Pelatih asal Portugal itu terinspirasi metode Luis Enrique di Paris Saint-Germain (PSG), khususnya dalam menjaga kebugaran pemain sepanjang musim.
Menurut laporanMARCA, Mourinho tidak hanya mengandalkan rotasi pemain seperti biasanya. Ia juga menyiapkan jatah istirahat individual, tambahan hari libur, serta program pemulihan khusus.
Strategi tersebut bertujuan mengurangi risiko kelelahan dan cedera akibat padatnya jadwal pertandingan. Real Madrid membutuhkan kondisi fisik terbaik karena harus bersaing di berbagai kompetisi.
Mourinho ingin memastikan para pemain kunci tetap bugar ketika memasuki fase penentuan musim. Pendekatan ini juga mempertimbangkan riwayat masalah cedera yang pernah mengganggu perjalanan Los Blancos.
Luis Enrique dikenal menerapkan pengelolaan beban kerja secara rutin di PSG. Ia memberikan waktu istirahat kepada pemain inti sejak paruh pertama musim agar mereka tidak mengalami kelelahan berlebihan.
Mourinho kini mencoba menerapkan filosofi serupa di Real Madrid dengan penyesuaian terhadap kebutuhan tim. Arda Guler dan Aurelien Tchouameni menjadi dua pemain pertama yang merasakan manfaat strategi tersebut saat menghadapi AEK.
Program ini tidak sebatas mengganti pemain atau mengubah susunan pemain inti. Mourinho juga memberikan waktu pemulihan tambahan agar kondisi fisik dan mental pemain tetap terjaga.
Ke depan, strategi tersebut akan diperluas kepada anggota skuad lainnya. Mourinho ingin membangun sistem rotasi yang lebih terencana tanpa mengorbankan kesiapan tim menghadapi pertandingan penting.
Dalam menjalankan strategi tersebut, Mourinho bekerja sama dengan berbagai departemen di Valdebebas. Staf klub memantau kondisi pemain untuk menentukan kebutuhan latihan dan waktu istirahat masing-masing.
Setiap pemain mendapatkan penanganan berdasarkan kebutuhan individual, bukan aturan yang sama untuk seluruh skuad. Jumlah menit bermain, tuntutan fisik, dan agenda pertandingan berikutnya menjadi pertimbangan utama.
Pendekatan ini terutama penting bagi pemain yang rutin tampil di berbagai kompetisi. Mereka membutuhkan pengaturan beban kerja agar tidak mengalami penurunan performa akibat jadwal yang padat.
Melalui strategi tersebut, Real Madrid berharap para pemain kunci tetap berada dalam kondisi optimal hingga akhir musim. Mourinho ingin menghindari kelelahan berlebihan ketika tim memasuki fase krusial dalam perburuan gelar.
Ikuti berita bola terbaru diSport Liputan6
Sikap 8 Pemain AC Milan Ini Mengecewakan Ruben Amorim