"Keseleo lidah" menyeret Pedrol: permintaan maaf setelah pernyataan kontroversial soal asal-usul Lamine Yamal

"Keseleo lidah" menyeret Pedrol: permintaan maaf setelah pernyataan kontroversial soal asal-usul Lamine Yamal

Apa yang dikatakan pembawa acara "El Chiringuito" tentang bintang Barcelona?

Apa yang dikatakan pembawa acara "El Chiringuito" tentang bintang Barcelona?

Pernyataan pembawa acara terkenal Josep Pedrerol, presenter program "El Chiringuito", memicu kontroversi luas di Spanyol setelah ia menyinggung asal-usul bintang Barcelona Lamine Yamal saat membahas polemik jersey dukungan untuk Ceuta, sebelum akhirnya ia menegaskan bahwa hal itu merupakan "keseleo lidah" dan menyampaikan permintaan maaf resmi.

Peristiwa ini bermula pada Selasa lalu, dalam prosesi menjelang pertandingan Elche melawan Real Madrid di Stadion Martínez Valero. Di tengah krisis migrasi yang terus berlangsung di Ceuta, para pemain kedua tim mengenakan jersey bertuliskan "Kami Caballa" dalam sebuah inisiatif yang digagas oleh perusahaan AVE untuk menunjukkan dukungan kepada warga kota tersebut.

Namun, seperti diketahui, tiga pemain Real Madrid memilih untuk tidak berpartisipasi dalam inisiatif itu dan menutupi pesan tersebut, yaitu Vinicius, Mbappe, dan Konate. Hal ini membuka diskusi panjang selama berjam-jam di radio dan televisi mengenai sikap moral para pemain.

Setelah membela sikap ketiga pemain Real Madrid tersebut, Pedrerol tiba-tiba mengalihkan fokus ke Barcelona dan menuntut klub Katalan itu untuk ikut serta dalam kampanye tersebut. Ia menyebut nama Lamine Yamal sambil bertanya: "Tidakkah ia akan mengenakannya untuk menghindari menempatkan Lamine dalam situasi yang memalukan?"

Kemudian, sang pembawa acara melangkah lebih jauh dengan sebuah pernyataan yang semakin memperkeruh kontroversi, ketika ia berkata secara langsung: "Lamine berdarah Maroko, meskipun ia bermain untuk Spanyol."

Menyusul keributan besar tersebut, Pedrerol tampil pada hari Rabu untuk membela dirinya dan menyampaikan permintaan maaf melalui Radio Catalunya kepada Francesc Garriga, dengan mengatakan: "Itu hanyalah keseleo lidah; saya lupa menyebutkan asal-usul Maroko-nya, karena ayahnya berdarah Maroko."

Ia menambahkan untuk menjelaskan sudut pandangnya: "Namun yang saya maksud adalah bahwa kita semua sepakat bahwa Lamine Yamal menghadapi situasi yang lebih sulit. Apakah menurut Anda Real Madrid bertindak benar dengan mengikutsertakan semua pemain, ataukah mereka melakukan kesalahan? Saya tidak yakin apakah mereka bertindak benar; mereka menempatkan para pemain Real Madrid dalam situasi yang sangat sulit, sementara Barcelona menghindari situasi ini."

Presenter "El Chiringuito" itu melanjutkan kritiknya terhadap cara para pemain diseret ke dalam isu sosial dan politik, dengan mengatakan: "Saya tidak tahu siapa yang bertindak benar atau salah, tetapi memaksa perusahaan menyeret para pemain untuk menerima situasi ini adalah kesalahan dari pihak klub, sebab menyebarkannya dan mengikutsertakan para pemain di dalamnya merupakan kesalahan fatal."

Anda dapat mendiskusikan topik dan berita secara lebih mendalam di forum Kooora

Pedrerol menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa keputusan itu seharusnya diambil secara internal: "Itu hanyalah sebuah kalimat, ya, tetapi sebuah jersey harus didiskusikan dan dibicarakan untuk menentukan apakah akan menimbulkan pelanggaran atau tidak."