Timnas Indonesia dipastikan tidak tampil di cabang olahraga sepakbola putra Asian Games 2026. Kenapa Skuad Garuda absen di Asian Games Aichi-Nagoya 2026?
Saat ini pertandingan sepakbola Asian Games 2026 sudah mulai dimainkan, bahkan sebelum seremoni pembukaan Asian Games pada 19 September. Tapi tidak ada nama Timnas Indonesia dalam daftar peserta sepakbola putra.
Lantas, kenapa Timnas Indonesia absen di Asian Games 2026?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu penyebabnya adalah perubahan aturan penentuan peserta sepakbola putra untuk Asian Games 2026.
AFC dan Olympic Council of Asia (OCA) menetapkan aturan baru bahwa peserta sepakbola Asian Games 2026 ditentukan berdasarkan negara yang tampil di putaran final Piala Asia U-23 2026. Aturan tersebut berbeda dengan edisi-edisi sebelumnya, ketika negara yang ingin berpartisipasi bisa mendaftarkan diri untuk mengikuti cabang sepakbola Asian Games.
Aturan tersebut berdampak langsung kepada Indonesia yang gagal lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2026. Timnas Indonesia U-23 gagal melewati kualifikasi Piala Asia U-23 2026.
Pada kualifikasi Piala Asia U-23 2026, Indonesia tergabung di Grup J bersama Korea Selatan, Laos, dan Makau. Garuda Muda pada akhirnya mengoleksi 4 poin dari tiga pertandingan. Indonesia bermain imbang 0-0 melawan Laos, menang 5-0 atas Makau, kemudian kalah 0-1 dari Korea Selatan.
Hasil tersebut membuat Indonesia finis sebagai runner-up Grup J di bawah Korea Selatan yang mengoleksi 9 poin. Status runner-up sebenarnya belum otomatis menutup peluang Indonesia. Sebab, selain 11 juara grup, tersedia tiket untuk empat runner-up terbaik ke putaran final Piala Asia U-23 2026.
Namun, Indonesia tidak masuk empat runner-up terbaik. Empat runner-up yang lolos adalah China, Uzbekistan, Lebanon, dan Uni Emirat Arab. Karena gagal lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2026, Indonesia pun tidak mendapatkan tempat di sepakbola putra Asian Games 2026 sesuai aturan peserta yang berlaku.
Absennya Timnas Indonesia di Asian Games 2026 bukan karena PSSI memilih untuk tidak mengirim tim. PSSI sempat mengupayakan agar Timnas Indonesia tetap bisa tampil.
Komite Olimpiade Indonesia (KOI) juga mengajukan keberatan terkait aturan tersebut. Tapi pada Juni 2026, PSSI memastikan aturan AFC dan OCA tidak berubah sehingga Indonesia harus absen.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir memastikan keputusan tersebut berkaitan dengan aturan yang telah ditetapkan OCA dan AFC.
Sebanyak 15 tim ambil bagian di sepakbola putra Asian Games 2026 dan terbagi dalam empat grup.
Grup D hanya berisi tiga tim, sedangkan Grup A, B, dan C masing-masing dihuni empat tim.
Cabang sepakbola menjadi salah satu olahraga yang sudah mulai dipertandingkan sebelum seremoni pembukaan Asian Games.
Untuk sepakbola putra, pertandingan pertama digelar pada 15 September 2026. Alias beberapa hari sebelum seremoni pembukaan (opening ceremony) Asian Games 2026 baru berlangsung pada tanggal 19 September.
Sementara itu, Asian Games Aichi-Nagoya 2026 secara keseluruhan berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026.