Kekacauan total di Piala Belanda: "kelompok berjaket hitam" menyerang suporter tuan rumah secara massal

Kekacauan total di Piala Belanda: "kelompok berjaket hitam" menyerang suporter tuan rumah secara massal

Kericuhan terjadi seusai laga antara Kozakken Boys dan FC Utrecht. Suporter kedua tim terlibat baku hantam di lapangan di Werkendam, demikian dilaporkanDe Telegraaf.

Kericuhan terjadi seusai laga antara Kozakken Boys dan FC Utrecht. Suporter kedua tim terlibat baku hantam di lapangan di Werkendam, demikian dilaporkanDe Telegraaf.

"Situasi seusai pertandingan di Werkendam cukup lepas kendali ketika orang-orang berjaket hitam saling menyerang. Orang-orang tak punya akal seperti ini mencoreng sepakbola piala," tulis Jeroen Kapteijns.

"Orang-orang berjaket hitam di lapangan itu datang dari sektor FC Utrecht dan menyerang suporter tuan rumah," lanjut jurnalis De Telegraaf tersebut. Rekaman video memperlihatkan sebuah tempat sampah beroda dilemparkan.

"Sekali-kali kita bisa menonton pertandingan piala dalam suasana yang mudah diakses, tanpa pagar setinggi beberapa meter dan segala macam pembatas lain. Santai sambil memegang segelas bir. Namun, ujung-ujungnya kericuhan pasti terjadi lagi. Kita sudah bisa menduganya begitu melihat sektor-sektor suporter sebelum pertandingan. Semuanya berjaket hitam, tak terlihat warna klub sedikit pun, 'suporter' dengan agenda agresif mereka sendiri," pungkasnya.

Suporter FC Utrecht kini telah diarahkan polisi masuk ke bus. Sementara itu, suporter Kozakken Boys dihalau anjing-anjing polisi dari lapangan.

FC Utrecht menang 0-1 saat bertandang ke markas Kozakken Boys pada Kamis malam. Gol bek Nikolas Panagiotou cukup untuk memastikan kemenangan itu.