KOMPAS.com- Pelatih Singapura, Gavin Lee, salut dengan daya juang pasukannya ketika berduel melawan Timnas Indonesia.
Skor 1-1 jadi hasil laga Grup A Piala AFF atauASEAN Championship 2026Singapura vs Indonesiadi Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026).
Lawatan ke Singapura seperti laga hidup mati untukTimnas Indonesiayang butuh kemenangan untuk menjamin kelolosan ke semifinal ASEAN Championship 2026.
Timnas Indonesia seperti berada di jalur yang benar ketika Ragnar Oratmangoen sudah mampu mencatatkan namanya di papan skor tak lama usai jeda babak, persisnya menit ke-47.
Baca juga:Jadwal Timnas Indonesia Usai Piala AFF 2026: FIFA ASEAN Cup Menanti di September
Pukulan lanjutan seperti diterima Singapura pada menit ke-58 ketika Son Ui-young diusir keluar lapangan usai melakukan pelanggaran.
Namun, setelah pengecekan VAR (Video Assistant Referee) selama sekitar enam menit, keputusan itu dibatalkan. Singapura tetap bermain dengan 11 orang.
Dari situ, Singapura seperti mendapatkan angin kedua. Sekitar delapan menit kemudian Ilhan Fandi mampu mencetak gol penyeimbang.
Skor 1-1 bertahan sampai laga kelar dan hasil ini memastikan terhentinya langkah Timnas Indonesia di fase grup ASEAN Championship atauPiala AFF 2026.
Baca juga:Singapura Lagi-lagi Jadi Batu Sandungan Timnas Indonesia di Piala AFF, Kenangan 2018 Terulang
Di sisi lain Singapura berhak lolos ke semifinal sebagai runner up Grup A, persis di bawah Vietnam.
“Saya sangat bangga dengan para pemain dan staf. Ini bukan perjalanan yang mudah karena tidak ada yang memberi kami kesempatan untuk lolos dari grup ini," ujar pelatih Singapura,Gavin Lee, dilansir dariStraits Times.
"Tapi kami benar-benar ingin memberikan kenangan indah lainnya kepada para penggemar kami."
“Jadi, melihat kami berjuang keras dan menghasilkan performa serta hasil yang memuaskan adalah perasaan yang sangat menyenangkan sebagai seorang pelatih. Mereka mengendalikan apa yang bisa mereka kendalikan, mengabaikan wasit, kesalahan, momen-momen penting, dan terus maju,” kata Gavin Lee soal anak asuhnya.
Gavin Lee juga sedikti membahas soal keputusan VAR menganulir pengusiran Song Ui-yong.
"Staf pelatih mendiskusikan berbagai skenario dan kami harus tetap tenang untuk memberikan dukungan terbaik yang dibutuhkan tim."
"Para pemain seperti Hariss (Harun) saling menenangkan dan mereka mengatur diri sendiri, dan itu membuat segalanya lebih mudah,” katanya.
Pelatih berusia 35 tahun itu enggan terlalu jauh berbicara soal keputusan sang pengadil di lapangan.
“Tidak ada gunanya membicarakan wasit malam ini, itu hanya akan membuat saya mendapat masalah."
“Salut untuk Singapura, mereka memiliki ketahanan yang hebat, mereka terorganisasi dengan baik, tetapi kami memiliki cukup peluang untuk memenangkan pertandingan itu."
"Kami memiliki cukup penguasaan bola, cukup kontrol, dan terkadang dewa sepak bola tidak akan memberi Anda apa yang Anda inginkan," ucap Gavin Lee.