AFC Bournemouth memulai laga Eropa pertamanya sepanjang sejarah dengan kemenangan. Di San Sebastián, tim asuhan manajer Marco Rose menang 2-1 atas Real Sociedad. Pemain internasional Belanda Justin Kluivert membuka skor lebih awal, dan lewat Rayan,The Cherriessudah menggandakan keunggulan pada menit ke-20. Gol balasan Sergio Gómez di babak kedua tak lagi berarti bagi tim tuan rumah.
Bournemouth memulai laga dengan sangat baik di Anoeta yang terisi tidak penuh. Evanilson yang merapat ke dalam berputar melewati lawannya dan menciptakan ruang untuk pergerakan Adrien Truffert, yang menerima bola dari pemain Brasil itu dan melihat umpannya disambar Kluivert: 1-0.
Dengan golnya itu, Kluivert mencatat sejarah sebagai pencetak gol Eropa pertama Bournemouth sepanjang sejarah. Pada menit ke-20, Bournemouth menggandakan keunggulannya. Alex Scott mengirim bola dengan luar biasa ke tiang jauh, di mana Rayan lolos dari penjagaan Gómez dan dengan tenang menanduk bola masuk: 2-0.
Sebelum jeda, Bournemouth tidak mendapat ancaman berarti dari Sociedad, yang juga sangat beruntung ketika sundulan Evanilson memanfaatkan tendangan bebas melengkung Marcus Tavernier membentur tiang.
Beberapa menit sebelum turun minum, Kluivert menerima kartu kuning dari wasit Pawel Raczkowski, sesuatu yang membuatnya kesal, setelah sang pengadil melihat siku pemain Belanda itu mengenai wajah Gómez. Kluivert menganggap kartu kuning itu berlebihan dan sempat meluapkan frustrasinya kepada wasit asal Polandia tersebut.
Sepuluh menit setelah jeda, Sociedad akhirnya kembali ke dalam pertandingan. Umpan silang melengkung dari Gomez tidak disentuh siapa pun dan juga mengejutkan kiper Djordje Petrovic: 2-1.
Gol itu jelas memberi dorongan bagi Sociedad. Bournemouth ditekan habis-habisan dan lolos dari gol penyama kedudukan yang nyaris dicetak, antara lain, oleh Mikel Oyarzabal dan Orri Óskarsson. Bournemouth nyaris tak mampu bertahan di fase akhir yang menegangkan.