Jose Mourinho menolak berbicara kepada media setelah Vinicius Junior dikartu merah dalam kemenangan Real Madrid atas Villarreal. Insiden itu memunculkan kekhawa
Liputan6.com, Jakarta -Jose Mourinhomenolak berbicara kepada media setelahVinicius Juniormendapat kartu merah dalam kemenanganReal MadridatasVillarrealpada lanjutanLa Liga, Minggu (11/10/2026) dini hari WIB. Insiden tersebut terjadi setelah Vinicius kedapatan menarik rambut Nathan Saliba, yang membuat golnya dianulir oleh wasit.
Real Madrid sebenarnya sempat menggandakan keunggulan melalui Vinicius pada babak kedua. Namun, setelah meninjau tayangan di monitor pinggir lapangan, wasit Isidro Diaz de Mera Escuderos membatalkan gol tersebut sekaligus mengusir pemain asal Brasil itu.
Mourinho yang sempat berlari merayakan gol Vinicius tidak menghadiri konferensi pers setelah pertandingan. Menurut laporan yang beredar, pelatih asal Portugal itu khawatir komentarnya mengenai keputusan wasit dapat membuatnya terkena sanksi larangan mendampingi tim.
Kartu merah tersebut juga memunculkan kekhawatiran Vinicius bakal absen saat Real Madrid menghadapi Barcelona dalam El Clasico. Sanksi untuk kartu merah akibat tindakan kekerasan dapat berupa larangan bermain selama dua atau tiga pertandingan.
Mourinho tidak hadir dalam konferensi pers seusai pertandingan dan tidak ada satu pun anggota staf kepelatihannya yang menggantikan dirinya. Keputusan tersebut disebut berkaitan dengan kekhawatiran mengenai kemungkinan sanksi menjelang pertandingan melawan Sevilla dan Barcelona.
Di tengah sikap Mourinho yang memilih diam, Aurelien Tchouameni menyampaikan ketidakpuasannya terhadap keputusan wasit. Gelandang Real Madrid itu berbicara kepadaReal Madrid TV.
"Saya tidak mengerti apa yang terjadi dengan para wasit, dengan kartu merah itu. Saya tidak memahaminya," kata Tchouameni.
Sementara itu, Vinicius menyampaikan permintaan maaf kepada rekan-rekan setim dan para pendukung melalui unggahan di Instagram. Namun, dalam unggahan tersebut, ia tidak menyebut Saliba yang terlibat dalam insiden penarikan rambut.
Sebelum Vinicius diusir dari lapangan, Real Madrid lebih dahulu unggul melalui Yan Diomande pada menit ke-80. Pemain berusia 19 tahun itu mencetak gol pertamanya untuk klub setelah bergabung dari RB Leipzig pada musim panas.
Gol Diomande sempat dianulir karena dianggap offside. Namun, setelah pemeriksaan VAR, keputusan tersebut diubah dan golnya disahkan untuk membawa Real Madrid unggul 1-0 atas Villarreal.
"Kami selalu bermain untuk menang, dan hari ini kami berhasil melakukannya. Saya sangat senang dengan kemenangan ini," kata Diomande kepadaReal Madrid TV.
Kemenangan atas Villarreal membawa Real Madrid naik ke posisi ketiga klasemen La Liga. Meski demikian, mereka masih tertinggal enam poin dari Barcelona yang mempertahankan rekor sempurna setelah memenangi delapan pertandingan liga pertama musim ini.
Real Madrid selanjutnya akan menghadapi Roma pada Rabu dalam pertandingan kedua mereka di Liga Champions. Laga tersebut menjadi kesempatan bagi Diomande untuk kembali tampil di kompetisi antarklub tertinggi Eropa bersama klub barunya.
"Saya sangat antusias bermain di Liga Champions. Itu adalah impian setiap anak, dan saya sangat bersyukur bisa mewujudkannya bersama Real Madrid," ujar Diomande.
Ikuti berita bola terbaru diSport Liputan6
Kejutan! Respons Sergio & Maitimo Soal Timnas Indonesia Raja ASEAN: Harus Bicara Jujur, Kalau ...