Aprilia memastikan Jorge Martin tak fit untuk balapan utama Phillip Island setelah kecelakaan sprint. Poinnya terancam usai Marc Marquez menang di sprint.
Liputan6.com, Jakarta -Jorge Martindipastikan absen dari balapan utamaMotoGP Australia2026 di Sirkuit Phillip Island, Minggu (25/10/2026), setelah terjatuh pada sprint race sehari sebelumnya. Kabar ini dikonfirmasi Aprilia Racing dan diberitakanCrash.
Insiden terjadi pada lap kedelapan di Tikungan 8 berkecepatan tinggi. Martin terlempar hingga berguling di area gravel dan dievakuasi menggunakan tandu oleh marshal.
Setelah pemeriksaan di pusat medis sirkuit, cedera patah pada pergelangan tangan kanannya terdeteksi. Aprilia menyatakan sang pembalap berusia 28 tahun tidak layak tampil pada balapan utama.
"Jorge Martin dibawa ke pusat medis sirkuit setelah mengalami kecelakaan. Hasil pemeriksaan sinar-X menunjukkan patah tulang radius kanan dan dugaan patah tulang ulna kanan di bagian ujung bawah," demikian pernyataan resmi Aprilia, seperti dikutip dariCrash.
"Martin akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk mendapatkan penilaian pasti mengenai kondisinya. Martin dinyatakan tidak fit untuk mengikuti balapan besok," lanjut pernyataan tersebut.
Cedera ini datang saat perebutan gelar memasuki momen krusial. Sebelum sprint, Martin memimpin klasemen dengan keunggulan dua poin atas Marc Marquez.
Kemenangan Marquez pada sprint membalikkan keadaan sehingga ia unggul 10 poin atas Martin. Ketidakhadiran Martin pada balapan utama berpotensi membuat selisih makin lebar.
Hingga kini belum ada kepastian berapa lama masa pemulihan yang dibutuhkan. Kondisinya dipantau sambil menunggu hasil pemeriksaan lanjutan.
Setelah Australia, jadwal berlanjut ke MotoGP Malaysia pada pekan berikutnya, lalu Qatar tujuh hari setelah seri Sepang.
Situasi ini memberi Marquez kesempatan menjauh dalam perburuan gelar dunia 2026. Pembalap Spanyol itu berpeluang besar mengamankan titel MotoGP kedelapannya.
Selain itu, rekan setim Martin di Aprilia, Marco Bezzecchi, juga berkesempatan memperbaiki posisi pada klasemen.
Tantangannya berat karena Bezzecchi masih tertinggal 50 poin dari Marquez sehingga membutuhkan hasil maksimal di sisa seri.
Bagi Martin, pukulan ini datang setelah musim debut bersama Aprilia pada 2025 juga diganggu masalah fisik hingga hanya tampil dalam tujuh seri.
Memasuki fase penentuan musim 2026, belum diketahui kapan ia bisa kembali ke lintasan, sementara kansnya dalam perebutan gelar ikut tertekan.
Ikuti berita bola terbaru diSport Liputan6
BRI Super League: Persijap Tahan Java United 1-1, Akhiri Rentetan 6 Kekalahan