Jorge Jesus Buka Pintu Cristiano Ronaldo Kembali ke Timnas Portugal

Jorge Jesus Buka Pintu Cristiano Ronaldo Kembali ke Timnas Portugal

Suara.com -PelatihTimnas Portugal,Jorge Jesus, menegaskan pintu skuad Selecao das Quinas masih terbuka bagi megabintangCristiano Ronaldo.

Suara.com -PelatihTimnas Portugal,Jorge Jesus, menegaskan pintu skuad Selecao das Quinas masih terbuka bagi megabintangCristiano Ronaldo.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah Ronaldo meninggalkan pemusatan latihan tim di Kopenhagen menjelang lanjutanUEFA Nations League2026/2027.

Sikap Jorge Jesus sekaligus meredam spekulasi mengenai hubungan Ronaldo dengan tim nasional Portugal yang sempat menjadi sorotan.

Jorge Jesus Serahkan Keputusan kepada Ronaldo

Pelatih berusia 72 tahun itu menyerahkan keputusan mengenai masa depan Ronaldo kepada sang kapten.

Dikutip dari jurnalis Fabrizio Romano, Jorge Jesus mengaku tidak mengetahui rencana Ronaldo selanjutnya.

"Saya tidak tahu apa yang akan terjadi. Bagi saya, semuanya masih terbuka. Cris harus memutuskan apa yang ingin dia lakukan dalam hidupnya sendiri," kata Jorge Jesus.

Jesus memastikan peluang Ronaldo untuk kembali memperkuat Portugal tetap terbuka selama sang pemain masih aktif bermain dan memiliki motivasi membela negaranya.

"Bila Cris masih bermain dan ingin berada di tim nasional, kenapa tidak?" ujar Jesus.

Ronaldo Tinggalkan Pemusatan Latihan

Spekulasi mengenai masa depan Ronaldo muncul setelah penyerang berusia 41 tahun itu meninggalkan pusat latihan Timnas Portugal.

Keputusan tersebut diambil setelah Ronaldo hanya menjadi pemain cadangan saat Portugal mengalahkan Norwegia 2-1 pada matchday kedua UEFA Nations League, 28 September.

Sebelum meninggalkan pemusatan latihan, Ronaldo diketahui telah berbicara dengan Presiden Federasi Sepak Bola Portugal (FPF), Pedro Proenca.

Dalam pertemuan tersebut, Ronaldo disebut akan menjelaskan alasan kepergiannya kepada publik pada kesempatan yang tepat.

Situasi tersebut kemudian memunculkan spekulasi mengenai hubungan Ronaldo dengan Jorge Jesus.