Jordi Cruyff enggan menyampaikan pendapatnya secara terbuka tentang Abdellah Ouazane, yang musim ini mulai bersinar bersama Ajax. Perkembangan pesat penyerang sayap itu menjadi bahan pembicaraan dalam acaraRondodiZiggo Sport.
"Kita harus sangat senang dia ada di sini. Biarkan dia berkembang selama beberapa tahun, menjadi lebih kuat dan lebih baik. Sebab, sekarang kita melihat momen-momen berkelas darinya, tetapi juga masih banyak momen yang menunjukkan bahwa dia perlu terus berkembang. Permainannya masih terlalu main-main," ujar Theo Janssen, yang menilai Ouazane secara kritis.
"Itu karena usianya," sela Cruyff. "Ini proses yang kita semua lalui." Direktur Ajax itu kemudian menanggapi pertanyaan apakah pihak klub sudah berupaya menyiapkan kontrak baru bagi sang penyerang, yang terikat kontrak di Amsterdam hingga pertengahan 2028.
"Saya tidak boleh membicarakan itu. Dia masih di bawah umur, jadi saya tidak boleh mengatakan apa-apa soal itu. Dia berbakat. Tapi setiap pujian membuatnya makin mahal, jadi saya diam saja," kata Cruyff sembari berseloroh.
Pembawa acara Wytse van der Goot lalu bertanya kepada Cruyff apakah ia sering membicarakan pemain dengan Míchel Sánchez. "Dia yang menentukan susunan pemain, dan saya harus menghormati itu. Kalau kami ingin mendatangkan pemain, kami menyusun laporan bersama. Jadi, semuanya dilakukan bersama-sama."
"Saya tidak menentukan susunan pemain. Namun, saya bisa ikut membahas strategi. Jadi, kalau Anda punya pemain muda bagus yang siap naik ke level berikutnya, jangan mengikat pemain lain dengan kontrak jangka panjang. Kalau tidak, jalannya akan terhalang. Saya lebih terlibat dalam hal-hal seperti itu," tegas direktur teknik Ajax tersebut.
Van der Goot kemudian mengemukakan bahwa Ajax ingin mendatangkan penyerang sayap kiri pada jeda musim dingin. "Saya rasa saya tidak begitu disukai pers. Saya bekerja untuk Ajax dan tidak ingin membuat klub-klub lain waspada. Setiap informasi yang terungkap hanya akan membuat upaya mendatangkan seseorang semakin sulit."