Suara.com -GelandangTimnas IndonesiaJoey Pelupessymasih sulit melupakan momen bersejarah saat membawa skuad Garuda menjuaraiFIFA ASEAN Cup 2026.
Di hadapan sekitar 70 ribu penonton di Jakarta, Indonesia mengalahkan Thailand melalui adu penalti setelah bermain imbang 2-2 hingga babak tambahan waktu.
Kemenangan tersebut menjadi gelar internasional pertama Timnas Indonesia sejak 1991.
Bagi Pelupessy, keberhasilan itu terasa semakin istimewa karena ia mendapat kesempatan bertemu PresidenPrabowo Subiantodan Presiden FIFAGianni Infantinodalam perayaan juara.
Setelah pertandingan, Pelupessy merasakan langsung besarnya perayaan kemenangan Timnas Indonesia.
Joey berjabat tangan dengan Presiden Prabowo Subianto dan Gianni Infantino dalam acara penyerahan penghargaan.
Joey juga berkesempatan bertemu sejumlah mantan pesepak bola ternama, termasuk Dimitar Berbatov dan Pedro.
“Sangat istimewa,” kata Pelupessy ketika mengenang pengalaman tersebut seperti dikutip dari HBVL.
Ia menilai kehadiran tokoh-tokoh besar sepak bola dan sambutan masyarakat membuat perayaan juara terasa semakin berkesan.
Namun, hal yang paling membekas baginya adalah reaksi para suporter Indonesia.
Pelupessy melihat gelar tersebut memiliki arti besar bagi masyarakat yang telah lama menantikan keberhasilan tim nasional.
“Reaksi penonton membuat semuanya menjadi lebih istimewa. Mereka benar-benar merindukan kesuksesan. Sangat menyenangkan bahwa kami sekarang bisa memberikan kebahagiaan itu kepada mereka. Air mata mereka sudah menjelaskan semuanya,” tuturnya.
Kegembiraan setelah mengangkat trofi ternyata tidak membuat Pelupessy bisa berlama-lama merayakan kemenangan.
Gelandang berusia 33 tahun itu harus segera kembali ke Belgia untuk bergabung dengan klubnya, Lommel SK.
Joey bahkan melewatkan malam perayaan bersama rekan-rekan setimnya di Timnas Indonesia.