Janice Tjen/Katarzyna Piter Terhenti di 32 Besar Cincinnati Open 2026

Janice Tjen/Katarzyna Piter Terhenti di 32 Besar Cincinnati Open 2026

KOMPAS.com -Kiprah petenis asal Indonesia, Janice Tjen, bersama rekan duetnya harus usai lebih awal pada ajang tenis internasional.

KOMPAS.com -Kiprah petenis asal Indonesia, Janice Tjen, bersama rekan duetnya harus usai lebih awal pada ajang tenis internasional.

Berpasangan denganKatarzyna PiterasalPolandia, langkah mereka terhenti pada babak 32 besar nomor ganda putriCincinnati Open 2026, yang digelar pada Senin (17/8/2026) waktu setempat atau Selasa dini hari WIB.

Dalam pertandingan yang memakan waktu 1 jam 51 menit tersebut, duetJanice Tjendan Katarzyna Piter harus mengakui ketangguhan wakilChina, Zhang Shuai/Jiang Xinyu.

Janice/Katarzyna takluk di tangan pasangan tangguh Zhang Shuai/Jiang Xinyu melalui pertarungan sengit tiga set yang berakhir dengan skor 5-7, 7-6, dan 7-10.

Janice Tjen dan Piter Katarzyna sejatinya patut diapresiasi karena mampu memberikan perlawanan yang sangat ketat.

Baca juga:Janice Tjen Siap Debut di Cincinnati Open 2026, Masuk Daftar Unggulan

Sempat tertinggal setelah kehilangan set pertama dengan skor 5-7, mereka sukses bangkit pada set kedua dan merebut kemenangan 7-6, sehingga memaksa laga dilanjutkan ke fase penentuan.

Pada babak penentuan atau match tie-break, keunggulan akhirnya menjadi milik wakil Negeri Tirai Bambu yang menutup laga dengan kedudukan 7-10.

Kekalahan dramatis ini secara otomatis menyudahi petualangan pasangan beda negara tersebut di turnamen bergengsi ini.

Menilik catatan statistik pertandingan yang dirilis WTA, kubu lawan mengumpulkan total poin yang lebih dominan.

Baca juga:Aldila Sutjiadi dan Janice Tjen Siap Awali Perjuangan di National Bank Open 2026

Pasangan unggulan tersebut menorehkan 86 poin secara keseluruhan, berbanding 73 poin yang mampu dikumpulkan oleh pasanganIndonesia-Polandia.

Selain unggul dalam perolehan angka, pasangan lawan juga tampil lebih klinis dalam memanfaatkan momentum break point.

Mereka berhasil mengonversi enam dari total 11 peluang yang didapat, sementara lawannya hanya bisa memaksimalkan lima dari enam kesempatan yang ada.

Dari segi efektivitas servis, duet Indonesia-Polandia sebenarnya mencatatkan 78 persen keberhasilan servis pertama masuk, dengan tingkat raihan poin sebesar 52 persen.

Baca juga:Janice Tjen Gugur di Toronto Open Usai Laga Ketat 2 Jam 20 Menit

Di kubu seberang, duo lawan mencatatkan 71 persen servis pertama masuk namun lebih mematikan dengan memenangkan 67 persen poin dari skema tersebut.

Meski tercatat melakukan double fault lebih banyak, yakni enam kali berbanding tiga, dominasi raihan poin keseluruhan menjadi kunci penentu.

Keunggulan tersebut akhirnya memastikan kemenangan lawan sekaligus memupus harapan pasangan

Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautanhttps://bit.ly/BantuWargaNTT