Jamie Carragher desak Manchester United singkirkan Michael Carrick dan tunjuk “manajer terbaik di Liga Primer Inggris”

Jamie Carragher desak Manchester United singkirkan Michael Carrick dan tunjuk “manajer terbaik di Liga Primer Inggris”

Jamie Carragher menilai Manchester United harus mengincar pelatih Aston Villa, Unai Emery, jika memutuskan memecat Michael Carrick. Mantan bek Liverpool itu memuji rekam jejak luar biasa pelatih asal Spanyol tersebut, tetapi menilai Emery perlu pindah ke Old Trafford untuk menaklukkan Eropa.

Jamie Carragher menilai Manchester United harus mengincar pelatih Aston Villa, Unai Emery, jika memutuskan memecat Michael Carrick. Mantan bek Liverpool itu memuji rekam jejak luar biasa pelatih asal Spanyol tersebut, tetapi menilai Emery perlu pindah ke Old Trafford untuk menaklukkan Eropa.

Carrick berjuang mempertahankan pekerjaannya di United setelah kekalahan telak 3-0 di kandang dari Bournemouth. Manchester United mengawali musim dengan buruk, hanya memenangi dua dari 12 pertandingan pertama mereka di semua kompetisi. Saat ini, mereka berada di peringkat ke-16 klasemen Liga Primer Inggris, hanya satu poin di atas zona degradasi. Dengan hasil yang terus memburuk, pergantian pelatih tampak semakin sulit dihindari.

Mantan bek Liverpool, Carragher, kini turut mengomentari situasi tersebut. Ia menegaskan bahwa manajer Aston Villa, Emery, harus menjadi prioritas utama petinggi United jika posisi itu kosong.

Emery telah mengubah Villa sepenuhnya sejak kedatangannya pada 2022. Ia berhasil membawa klub itu lolos ke Liga Champions dan meraih gelar Liga Europa musim lalu.

“Dia adalah pelatih yang terlintas di benak saya ketika memikirkan Manchester United,” kata Carragher kepadaSky Sports. “Orang-orang mengatakan bahwa di balik layar Aston Villa, dia mengelola seluruh klub. Sir Alex Ferguson melakukan itu di Manchester United. Itu bukan hanya cara United, melainkan cara kerja sepakbola secara umum.

“Saya pikir Emery adalah pelatih terbaik di Liga Primer Inggris. Namun, ada satu hal yang mengganjal bagi saya. Ya, rekornya di Liga Europa luar biasa, tetapi tentunya seseorang yang begitu sukses ingin dikenal lewat pencapaiannya di Liga Champions?”

Meski meraih kesuksesan gemilang bersama Sevilla dan Villarreal, Emery menjalani masa-masa sulit di Paris Saint-Germain dan Arsenal. Carragher merasa pelatih berusia 54 tahun itu masih perlu membuktikan diri di salah satu klub elite Eropa.

“Dia ingin memenangi Liga Champions. Dia tidak akan bisa melakukannya di Aston Villa,” jelas Carragher. “Dia punya dua pengalaman yang tidak berjalan terlalu baik baginya, yakni di Paris Saint-Germain dan Arsenal. Dan saya pikir dia tentunya menginginkan kesempatan untuk membuktikan diri di klub yang benar-benar raksasa. Maaf, para pendukung Villa.”

Membujuk Emery meninggalkan Villa bukan tugas mudah bagi jajaran petinggi United. Laporan terbaru mengindikasikan bahwa pelatih asal Spanyol itu tetap berkomitmen penuh pada proyek yang sedang dijalaninya, sementara pelatih Brighton, Fabian Hurzeler, dilaporkan memiliki sikap serupa terhadap pekerjaannya saat ini.

Namun, Manchester United memiliki opsi lain jika memutuskan berpisah dengan Carrick. Mantan manajer Newcastle United, Eddie Howe, dan mantan pelatih Jerman, Julian Nagelsmann, sama-sama dilaporkan terbuka untuk menerima pekerjaan itu. Antonio Conte juga bersedia menerima tawaran untuk melatih United. Namun, pelatih asal Italia itu turun lebih jauh dalam daftar kandidat pilihan mereka saat mempertimbangkan langkah berikutnya.

Mengawali karier sebagai penulis magang diGOAL Indonesiapadaawal 2021, Yosua kemudian diangkat menjadi jurnalis di tahun yang sama dan hingga kini konsisten menulis dengan fokus utama pada Real Madrid serta jagat La Liga Spanyol.

Lahir dan besar di Salatiga, kecintaan Yosua pada sepakbola berakar pada klub lokal, PSISa Salatiga serta PSIS Semarang. Namun, perjalanan cintanya tidak berhenti di sana. Aksi duo kidal Real Madrid, Raul Gonzalez dan Guti Hernandez, memperkenalkan Yosua pada dunia sepakbola Eropa dan menumbuhkan rasa kagum yang kemudian berkembang menjadi spesialisasi profesional.

Terjun meliput langsung Piala Dunia U-17 2023 di Indonesia menjadi salah satu pengalaman paling berkesan baginya. Di turnamen itu, Yosua berkesempatan bertemu sekaligus mewawancarai para wonderkid yang kini mulai bersinar di level elite: Marc Guiu, Franco Mastantuono hingga Claudio Echeverri.

Bidang keahlian Yosua di GOAL Indonesia di antaranya:

Mengulas dunia La Liga Spanyol, khususnya Real Madrid

Analisis preview pertandingan dengan pendekatan taktik dan naratif

Editorial sepakbola internasional

Penelusuran pemain muda dan perkembangan talenta global